Notification

×

Iklan

Iklan

Pembatalan Lisensi Android buat Perusahaan Huawei

Selasa, 21 Mei 2019 | 22.02 WITA Last Updated 2020-10-24T01:16:22Z

Bidikteknologi -Ketegangan antara Amerika Serikat dengan China memberi dampak tidak sehat bagi perekonomian dunia.setelah Pemerintah Amerika Serikat memberi batasan terhadap produk-produk dari Huawei di batasi penggunaannya untuk aplikasi Android.

Menurut Presiden Huawei Technologies Co Ltd Ren Zhengfei menyatakan bahwa larangan dan pembatasan yang di lakukan oleh pemerintah Amerika tidak terlalu berdampak kurang baik terhadap pasar ekonomi Huawei.

Baca Juga : Blackberry Mesenger Resmi di Tutup 31 Mei

Menurut Ren 72 tahun mereka mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat dunia jadi tidak terlalu berpengaruh untuk produk-produk menengah keatas apalagi produk yang berbasi 5G.menurut Presiden Ren pembatasan yang di lakukan oleh Amerika hanya berpengaruh pada produk menengah kebawah pungkasnya meyakinkan.

Sebelumnya pihak keamanan Amerika menempatkan Huawei dan kroninya dalam daftar hitan sehubungan ketegangan kedua negara pesaing untuk menguasai  pasar dunia.sehingga atas alasan itu pun google ikut-ikutan membatasi kerjasamanya dengan huawei.

Meski begitu pihak Huawei tidak takut dengan gertakan Amerika atas pembatasan "unit chip" dalam aplikasi Android untuk tidak sepenuhnya dipakai oleh Huawei. menurut perusahaan raksaksa Gawai terkemuka di Tiongkok ini mereka merasa hanya kekonyolan bila hanya menempatkan android sebagai pembatasan  dan tidak di ada hal lain.

Bagi Huawei Android bukan satu-satunya solusi untuk memproduksi gadget berkelas mereka sebab mereka pun dapat membuat operasi chips yang sama bahkan melebihi dari kapasitas operasi yang di jalankan selama ini oleh Android.

Perang dagang antara Amerika dan Tiongkok sedikit membuat iklim perekonomian Asia menurun meskipun presentasinya hanya kecil tapi menjadi sentimen positif dari peningkatan perekonomian dalam negeri sehingga dalam seminggu ini nilai tukar rupiah terhadap dolar cukup positif perkembangannya walaupun sentimen ini tidak akan bertahan lama.

Dalam pemerintahan Donald Trump diakui oleh para pelaku usahaa Asia sering membuat kejutan-kejutan baik sifatnya menguntungkan maupun merugikan.

Bila di lihat dari presentasi pasar Huawei tidak terjadi pengaruh signifikan atas pernyataan pemerintah Amerika Serikat tersebut nyatanya Huawei tetap eksi dengan semua produk yang produksinya bahkan mereka segera akan memasuki  zaman teknologi five G (5G).

Huawei merupakan perusahaan teknologi pertama Asia khususnya dalam jaringan komunikasi berbasis seluler yang segera menerapkan jaringan mereka dengan sistem komunikasi five G. Dimana jaringan ini dapat mengkover dua kali komunikasi dari 4G.

Huawei memiliki jaringan bisnis cukup kuat di berbagai belahan dunia sehingga tidak akan membuat mereka bergeming dengan serangan virtual Amerika membatasi penggunaan fasilitas mereka dalam hal memproduksi alat jari berteknologi tinggi.


Indonesia sendiri, Huawei masih tetap pada aktifitas belum ada gerakan berbeda dari aktifitas biasanya, dan sebagaimana di laporkan oleh CNN Indonesia hasil penjualan Huawei di tanah air naik signifikan sejak akhir tahun 2019.


Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update