Notification

×

Iklan

Iklan

Amazon Gunakan Drone untuk Layanan Pengiriman Barang

Sabtu, 22 Juni 2019 | 09.35 WITA Last Updated 2020-05-17T02:18:04Z
Photo Shutterstock

Bidikdot-Teknologi - Perusahaan Dagang Elektronik terbesar di dunia Amazon yang memiliki kantor  di Seattle, Washington DC Amerika Serikat mendapat hak untuk menggunakan Drone dalam melakukan pengirimiman barangnya ke berbagai negara di mana menjadi tujuan transaksi bisnis yang telah disepakati. ini dilakukan pengembangan  oleh pihak perusahaan untuk efisien waktu sehingga  jadwal pengiriman tidak tertunda selama berhari hari.

Hak untuk menggunakan Drone di berikan PATEN sebagai lembaga bisnis merek dagang di Amerika kepada Amazon untuk menjalankan layanan ke berbagai negara kepada pelanggannya sebagai bentuk efektifitas dan efisiensi agar pelanggan tidak menunggu berhari-hari seperti penjelasan tadi.

Baca Juga : Sosial Media Facebook Menghilang dari Gadget Huawei

Fungsi Drone bukan hanya untuk membawah barang kiriman dari Amazon tetapi juga sebagai Fasilitas pengawasan kepada para pelanggan dalam tanggapan mereka setelah menerima barang saat tiba didepan rumah.

Fungsi Drone nantinya bukan sekedar hanya untuk membawah barang sebagaimana yang di jelaskan di atas namun ada pengawasan terhadap penerima barang dalam bentuk kontrol ketika tuan rumah tidak berada di tempat seperti pintu rumah terbuka, jendela yang rusak atau ada kebakaran dan yang lainnya.semua bisa di rekam untuk keancaran bisnisnya.

Namun Paten menjelaskan bahwa fungsi teknologi pada peralatan ini akan terbatas sebab tidak semua akan di jangkau artinya fungsi pengawasan Drone di batasi dengan Geo-Fencing (teknologi yang menggambar batas virtual di sekitar properti/rumah).

Paten menyebutkan gambar data apapun jika di luar program dari Geo-Fencing semua akan terhapus sebab media yang akan masuk bididkan dari program ini hanya sebatas pada pelanggan saja

Permohonan Paten ini di ajukan oleh Raksaksa e-Commerce pada tahun 2015 dan nanti di berikan hak penggunaannya pada 4 Juni 2019 lalu.

di lansir dari Reuters pihak Amazon mengatakan bahwa beberapa bulan kedepan jarak tempuh pengiriman barang hanya dapat berlangsung selama 30 menit atau setengah jam ke pada para pelanggannya.

Cara kerja antar terima dari teknologi ini sama dengan on delivery barang pada umumnya yang dilakukan oleh toko toko online biasa pihak pemesan menunggu didepan rumah atau didalam rumah lewat pemberitahuan notifikasi via smarphone bahwa barang yang dipesan telah berada didepan rumah dan segera diambil sambil pihak penerima menandatangani nota belanja dan di letakan  didalam box mini yang sudah tersedia.

Baca Juga : Pembatalan Lisensi Android Buat Perusahaan Huawei

Masyarakat Amerika menyambut positif pengembangan teknologi belanja online oleh Amazon meskipun harus menerima resiko diluar dugaan saat pengiriman barang lewat perubahan cuaca secara tiba-tiba namun pihak pengembang tetap akan memberi solusi agar barang dipesan tetap sampai ketangan pelanggan  sama persis saat pengepakan dilakukan dari dalam pabrik.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update