Notification

×

Iklan

Iklan

Jokowi: Emosi Boleh Tapi Memaafkan Lebih Baik

Rabu, 21 Agustus 2019 | 09.46 WITA Last Updated 2021-11-03T14:09:47Z
Pernyataan Presiden Joko Widodo menyikapai aksi unjuk rasa di Monokwari
sumber gambar/liputan 6
Bidikdot.com Menyikapi insiden unjuk rasa masyarakat Papua yang berakhir dengan pengrusakan berbagai aset negara pada Senin 19/8/2019 yang di picu atas ujaran rasisme dan buntut penghalangan mahasiswa papua yang berunjuk rasa pada Kamis 15/8/2019 di Malang bahkan merembet keberbagai daerah.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan moralnya dalam jumpa pers 19/8/2019 di istanah kepresidenan dengan harapan bahwa semua komponen masyarakat dapat menahan diri dari sikap-sikap yang merugikan.

Baca Juga : Memaafkan Pulihkan Kerukunan Papua

Joko Widodo menyampaikan bahwa emosi itu boleh, tapi memaafkan itu lebih baik sabar itu juga baik ungkap Jokowi dihadapan para awak media.

Jokowi mengungkapkan "pemerintah akan selalu menjaga kehormatan masyarakat Papua" ungkapnya untuk itu Presiden terpilih pemilu 2019 itu memohon kepada seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat untuk dapat menahan emosi dari semua tindakan yang merugikan.

di ketahui bahwa unjuk rasa yang di mulai pada senin pagi waktu indonesia timur di picu atas berita hoax yang muncul di sosial media dan menyebar keseluruh masyarakat Papua.

Masyarakat Papua yang tidak terima martabat mereka di samakan dengan "hewan" maka terjadilah unjuk rasa besar-besar di Monokwari, Jayapura dan Sorong menuntut keadilan dari pemerintah indonesia bahwa mereka juga adalah manusia ciptaan Tuhan sama dengan manusia yang lain di Indonesia.

Baca Juga : Tarik Ulur Pemindahan Ibukota Negara

Namun sampai pukul 6 sore watu indonesia timur para pengunjuk rasa mulai membubarkan diri dengan tertib dan dibantu oleh Polda Papua mereka diantar pulau dengan kendaraan pemerintah yang sudah disiapkan kembali kerumah mereka masing-masing.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update