Notification

×

Iklan

Iklan

3 Fakta Memasak Tak Boleh Gunakan Sendok Besi Atau Aluminium

Kamis, 27 Februari 2020 | 21.08 WITA Last Updated 2020-03-02T13:26:02Z
Sendok kayu solusi untuk mencegah terjadinya gesekan mercuri pada wajan
photo : bidikdot.com

Bidikdot.com Akhir tahun 2019 komunitas pemerhati pengolahan makanan yang baik dan benar berasal dari Jerman menyampaikan rahasia kesehatan seputar bahayanya memasak menggunakan sendok berjenis besi aluminium maupun stenlis. sebab salah satu penyebaran penyakit kanker yang sampai saat ini merupakan pembunuh nomor satu di dunia di akibatkan dengan memasak menggunakan sendok atau alat pengolah tadi.

Tidak di urai secara rinci apa-apa saja dan seberapa jauh bahayanya jika memasak menggunakan peralatan berjenis besi atau aluminium.padahal jika di simpulkan untuk masyarakat yang ada di Indonesia umumnya menggunakan peralatan tersebut. Menurut  sala satu anggota dari komunitas tersebut bahwa di jerman para ahli kesehatan melakukan riset  tentang hadirnya kanker di dalam tubuh manusia di akibatkan karena"geseken antara sendok dan wajan sehingga munculah mercuri berbahaya dan langsung tercampunr dengan makanan yang di olah"

Baca Juga : Menjaga Tubuh Sehat Tanpa Suplemen

Maka hampir di seluruh Jerman di rumah-rumah warga sudah jarang menggunakan sendok berjenis besi maupun aluminium karena resiko tadi bisa menciptakan penyebaran kanker secara cepat.

Maka demikian dengan melihat fenomena tadi dapat di simpulkan bahwa menggunakan sendok olahan dalam wajan menggunakan sendok berjenis besi maupun aluminium sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia apalagi yang memiliki beberapa penyakit kronis.

Berikut  3 Fakta Memasak tidak boleh menggunakan sendok berjenis besi maupun aluminium yang harus di praktekan di dapur rumah:

1.Sering Berkarat

Dalam rentang tertentu peralatan  memasak menggunakan sendok berjenis besi maupun aluminium sebagai pengolah makanan sangat muda berkarat apalagi tempat menyimpannya berdekatan dengan suhu lembab atau sering terkenan bahan cairan baik itu air maupun oil.

2.Menghasilkan gesekan yang kuat

Tanpa di sadari saat memasak jika menggunakan wadah sendok berjenis besi/aluminium akan terjadi gesekan yang cukup kuat bila itu bertemu dengan wajan berjenis yang sama. kita tidak menyadari sementara mengolah makanan merkuri halus dari gesekan tadi keluar dan menyatu dengan makanan dan langsung di santap.

3. Sangat muda di tempati bakteri

Bagian ketiga dari 3 fakta di atas jika menggunakan sendok olahan memakai besi/aluminium sangat muda bakteri menempatinya jika tidak di cuci dengan bersih dan di keringkan. Dari berbagai penelitian bahwa bakteri bisa bertahan hampir 10 jam di wada seperti itu bila tidak di cuci dengan baik maka di anjurkan untuk merendamnya di dalam air panas lalu di keringkan sebelum nenggunakan.

Dari ketiga hal di atas bagi yang masih menggunakan sendok berjenis besi/aluminium untuk pengolahan makanan sebaiknya dapat mempertimbangkannya sebab ternyata sangat berbahaya apalagi yang pernah mengalami sakit kronis.memang tidak akan secepat yang kita pikirkan  apalagi yang masih sehat dan kuat

Sebab jika setiap harinya kita mengolah makanan dan akan ada merkuri berbahaya yang terkomsumsi alangkah fatalnya jika itu terjadi di kemudian hari. Maka dengan itu semua peralatan masak yang menyangkut pengolahan dalam wajan di ahlikan dengan menggunakan kayu. di toko dan swalayan banyak sendok olahan yang terbuat dari kayu di jual jika hal itu dapat di antisipasi sejak dini maka demi kelangsungan kesehatan kita boleh terawat

Baca Juga : Obat Herbal Mengatasi Kolesterol dan Darah Tinggi

Mulailah belajar hidup sehat bukan dari makan yang di komsumsi tetapi dari awal pengolahan perlu di perhatikan secara serius.lalu muncul pertanyaan bagaimana dengan olahan makanan yang ada di pinggir jalan yang masih menggunakan perlatan seperti tadi. jawabannya adalah Bijaksanalah kita karena kesehatan sifatnya mahal jangan di pelihara hal-hal yang merugikan diri sendiri walau di sekitar kita harus dirugikan salam sehat.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update