Notification

×

Iklan

Iklan

Aneh-Kelakuan Anggota DPRD Medan Virus Corona Di Minta Masuk Ke Tubuhnya.

Selasa, 31 Maret 2020 | 23.09 WITA Last Updated 2020-04-04T15:36:34Z
Aksi Edy Saputra DPRD Kota Medan dari Fraksi PAN saat beradu mulut
Sumber Photo : Tribunmedan

Bidikdot.com Viral Mewabahnya virus corona di berbagai tempat di tanai air
 terasa membuka nalar bagi mereka yang di anggap punya akal sehat, namun kala sehat dari mereka yang di anggap biasa-biasa saja. baru saja lewat ulah anggota dewan lain yang tidak ingin di periksa kesehatan sebagai deteksi awal Covid-19. kini anggota dewan lain berulah kembali dengan dali pejabat.

Kali ini Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara tepatnya di
Kota Medan saat beradu mulut dengan pihak berwajib sang anggota dewan tersebut minta agar
virus corona masuk kedalam tubuhnya untuk di telan "mana corona itu biar ku telan" kutip ungkapan sang anggota dewan tersebut.

Baca Juga : Gegara Memakai APD Pengunjung Super Mareket di Usir

Awal perselisihan sala satu warga Kota Medan yang di tetapkan sebagai Pasien
Dalam Pengawasan meninggal dunia dan selanjutnya tidak di ijinkan pihak berwajib untuk di semayamkan di rumah duka jenazah harus langsung di makamkan pihak keluarga dari anggota tidak terima mereka berharap bahwa jenazah tetap di semayamkan dulu seperti pada bisanya.

Adu mulut antara anggota DPRD dan Pihak Kepolisian tidak terhindar. pihak
keluarga menanyakan rekomendasi siapa sehingga jenazah keluarga mereka tidak bisa di semayamkan di rumah.pihak kepolisian pun menjelaskan secara rinci tentang hal tersebut namun anggota DPRD itu tidak menghiraukan apa di sampaikan pihak kepolisian Kota Medan.

Aksi dari anggota dewan itu menambah registrasi para legislatif yang memakai
kekuasaannya untuk pembelaan diri yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat lain apalagi bahaya penyebaran virus corona yang semakin meluas di berbagai daerah di tanah air.

Tindakan anggota dewan tersebut seperti mencoreng usaha pemerintah untuk melakukan
penyelamatn diri agar tidak terpapar wabah virus corona. dari penjelasan beberapa dokter yang menangani pasien Covid-19 jauh lebih berbahaya orang telah meninggal ketimbang orang yang sudah mati padahal himbauan Sosial Distensing terus di galakan oleh seluruh masyarakat indonesia.

Berbalik dengan sikap aneh Anggota DPRD ini bukannya meminta untuk di jauhkan
dari wabah mematikan itu mala ia minta di makan virus corona tersebut. enta di luar alam sadarnya karena emosi kalimat itu  atau memang sengaja melawan himnbauan pemerintah.

Hal yang menggelikan lagi adalah meminta dirinya pada polisi untuk di tembak sebab dia tak takut mati  walaupun ada yang sudah melerainya serta mencoba menenangkannya si anggota dewan itu tetap ngotot kepada polisi bahwa pa yang di lakukan pihak berwaji itu sudah sangat berlebihan.

Di ketahui anggota dewan tersebut berasal dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Edy Saputra dan menepis tidak mengetahui secara jelas bagaimana standar operasional prosedur dari Covid-19 itu padahal  penanganan darurat Covid-19 adalah penanganan darurat bencana non alam yang di berlakukan secara nasional dan terus di update informasinya baik dari biro pers kepresidenan
maupun dari satgas penanggulangan darurat Covid-19, Juru bicara kepresidenan dan dunia media yang selalu aktual informasi tentang penanganan virus corona.

Baca Juga : Bidikan Corona Saat Mudik Lebaran

Jelas ini menunjukan betapa minimnya perhatian dan tidak pernah di gubris himbauan pemerintah dalam hal ini presiden dari seorang legislatif daerah untuk penanganan wabah mematikan yang saat
ini telah membunuh berpuluh ribu manusia.dan ada anggota dewan yang mengatakan tidak tahu SOP Covid-19

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update