Notification

×

Iklan

Iklan

Rosan Roeslani : Sektor Pariwisata Menjadi Terdepan Kena Imbas Covid-19

Rabu, 11 Maret 2020 | 13.21 WITA Last Updated 2020-03-20T14:29:50Z
Rosan Roeslani Ketua Kadin Indonesia Photo Twitter 

Bidikdot.com Jakarta Konfrensi Pers mengenai perkembangan penanganan virus Covid-19 sehubungan dengan kegiatan ekonomi khususnya dunia pariwisata hari ini 11/3/2020 lewat pernyataan oleh Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani di dampingi oleh Juru bicara Kepresidenan Achmad Yurianto menyampaikan bahwa kondisi perekonomian yang di jalankan khususbya usaha kecil menengah masih dalam keadaan yang normal dan masih bisa di atasi

Roeslani menyampaikan untuk kebutuhan sembako di tanah air masih bisa di atasi dan dan sampai hari ini masih aman terkendali bahkan sampai pada bulan suci ramadan bahan makanan sembako tersebut masih bisa terpenuhi bagi masyarakat yang akan mejalankan bulan suci ramadan mendatang.

Baca Juga : Pemerintah Italia Tutup Sepak Bola Seri A, Juventus vs Inter Milan Tanpa Penonton

Rosan Roeslani mengakui bahwa imbas dari Covid-19 ini terasa pengaruhnya dari sektor pariwisata.hasil sharing dengan para pelaku usaha pariwisata yang ada di Bali turun drastis mulai dari perhotelan sampai restoran penyedia barang-barang kreatif dari UKM harus pasrah atas pengaruh penyebaran Covid-19 di berbagai negara.

Menurut Roeslani Perhotelan di Bali saat ini accupancynya turun sampai 30% walau demikian belum ada PHK yang terjadi bagi pelaku usaha perhotelan di tanah lot itu.Roeslani meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tidak panik menghadapi kondisi yang di alamai bangsa Indonesia. sampai informasi ini di turunkan ketersediaan barang baku sembako masih aman-aman saja.

Rosan meminta bagi semua elemen masyarakat untuk tidak memborong sebanyak-banyaknya ketersediaan  sembako di rumah sebab tindakan seperti itu akan menimbulkan kepanikan berlebihan yang seharusnya tidak perlu terjadi.

Ketua Kadin itu menyampaikan akan memberi solusi atas dampak signifikan khususnya bagi pelaku UKM yang tidak mendapatkan keuntungan bahkan merugi atas dampak virus corona di tanah air.masyarakat di himbau tidak perlu kawatir secara berlebihan sehingga tidak akan menimbulkan masalah sosial imbunhnya.pemerintah dapat memberikan stimulus bagi pelaku usaha asal dampaknya benar-benar terus di rasakan sampai pada batas yang di tentukan pemerintah.

Pernyataan itu di sampaikan Roeslani karena telah berkoordinasi dengan semua pihak yang bertanggung jawab pada sektor masing-masing dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional maupun ketersediaan pangan yang cukup.apalagi menyambut lebaran mendatang. Ketua Kadin termuda itu menyampaikan tidak perlu melakukan hal-hal yang menimbulkan ketegangan yang pada akhirnya merugikan bukan hanya diri sendiri namun masyarakat umum.

Selesai Ketua Kadin menyampaikan perkembangan terkini dari dampak Covid-19 Juru Bicara Kepresidenan khusus penanganan virUs corona Achmad Yurianto menyatakan bahwa pasien teriveksi virus nomor 25 WNA meninggal dunia pada pukul 02.00 wib 11/3/2020 Rabu dini hari berinisial seorang perempuan berusia 53 tahun.penyebab kematian dari WNA tersebut di akibatkan beberapa penyakit kronis termasuk penyakit paru menahun.

Baca Juga : 27 Kasus Covid-19 Melanda Indonesia Pemerintah Himbau Jangan Panik

Menurut Yurianto selama penanganan di rumah sakit pasien tersebut di dampingi oleh suaminya dan duta besar telah mengetahuinya yang saat ini sementara dalam persiapan untuk di pulangkan kenegaranya.atas meninggalnya pasien nomor 25 maka ini adalah kasus kematian pertama penderita saspek virus corona di tanah air.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update