Notification

×

Iklan

Iklan

Pemerintah Kota Bitung Akan Salurkan Sembako Di Tengah Wabah Covid-19

Rabu, 01 April 2020 | 21.45 WITA Last Updated 2020-04-05T14:21:28Z
Walikota/Wakil Walikota Bitung Maxmilian Lomban SE M.si dan Ir.Maurits Mantiri

Bidikdot.com Pemerintah Kota Bitung akan menindak lanjuti himbauan Presiden Joko Widodo sehubungan dengan dampak darurat Covid-19 yang menjadi bencana non alam yang telah menyebar secara cepat di berbagai daerah tanah air.Walikota Maxmilian J Lomban SE M.SI bergerak cepat untuk mengatasi efek nantinya di hasilkan dari darurat Covid-19.

Sebagaimana sinergitas kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah harus berjalan bersama maka ini pun di lakukan Pemerintah Kota Bitung. langka awal yang di sampaikan Walikota pada 31/3/2020
akan membantu masyarakat Kota Bitung yang benar-benar merasakan efek signifikan dari darurat Covid-19 seperti Taksi Laut, Sopir Angkot, Tukang Ojek, Buruh Harian Pabrikan, Buruh, Bagasi dan Pekerja Harian Lepas lainnya.


Walikota Lomban akan membagikan kepada mereka telah di sebutkan di atas sembako berupa beras, mie instan dan ikan kaleng." Mereka akan di beri bantuan  sembako yang dapat menolong mereka untuk seminggu berjalan berupa beras ikan kaleng dan mie instan kita persiapkan semua" ungkap Walikota.Lomban.

Kebijakan Pemerintah Kota Bitung memberi bantuan berupa sembako kepada masyarakat tercatat di atas karena kondisi wilayah Kota Bitung saat ini semakin lengang dari pemberlakuan Sosial Distensing menjaga jarak dan di haruskan tetap di rumah jika tidak ada hal penting untuk di lakukan bahkan bagi yang kantoran harus kerja dari rumah.

Semua kebijakan pemberlakuan Sosial Distensing sebagai sarana memutus mata rantai penyebaran Covid-19 memiliki plus dan minesnya dan harus secara moral masyarakat siap menhadapinya. imbas dari kebijakan itu adalah mereka yang terhubung dengan jasa khalayak ramai seperti di sebutkan tadi.

Mereka adalah pekerja informal dengan hanya mengandalkan interaksi orang banyak untuk memakai jasa mereka  penghasilan pun ada. jika seperti sekarang semua pembatasan kegiatan menghadirkan banyak orang telah di larang maka pekerja seperti merekalah yang benar-benar merasakan efek buruknya.maka demikian kebijaka pemerinta Kota Bitung untuk meringankan beban masyarakatnya adalah tindakan yang tepat.

Selain memberi bantuan Pemerintah Kota Bitung juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah pemerintahan Kota Bitung termasuk pasar dan tempat-tempat ibadah serta pusat perbelanjaan. menanggapi kebijakan Pemkot Bitung masyarakat merasakan langsung imbas dari darurat Covid-19 itu menyambut dengan antusias langkah proaktif pemerintah di tengah wabah 
virus corona yang ingin membantu masyarakat.

Dari data terakhir Dinas Kesehatan Kota Bitung pada 30/3/2020 belum ada kasus serius sehubungan penanganan Covid-19 namun pihaknya telah merilis data sejauh mana perkembangan virus corona di Kota Cakalang itu. lihat data 


Dari data ini terlihat tidak ada pergerakan secara masif dari penyebaran Covid-19 meski perlu di tingkatkan kewaspadaan lewat melaksanakan himbauan pemerintah jaga jarak, pola hidup sehat cuci tangan dengan sabun sebelum memegang sesuatu menyangkut bersentuhan langsung dengan tubuh. Orang Dalam Pemantauan (ODP)  dari 8 kecamatan berjumlah 24 orang dengan Pasien Dalam Pemantauan berjumlah 3 orang Kecamatan Aertembaga(2) dan Kecamatan Girian (1).


Sajian data dari Dinas Kesehatan Kota Bitung mengenai Covid-19 adalah langka awal bagi seluruh masyarakat Kota Bitung melaksanakan himbauan baik pemerintah pusat maupun daerah. kerumunan mendatangkan banyak orang perlu di batasi seperti pesta nikah dan lainnya.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update