Notification

×

Iklan

Iklan

Warga Aertambaga Diisukan Terpapar Covid -19 Ternyata Tidak Benar

Kamis, 09 April 2020 | 09.50 WITA Last Updated 2020-04-11T16:02:50Z
Informasi hoax seputar penanganan covid-19 perlu dibijaki

Bidikdot.com Penyebaram Covid-19 di tanah air semakin meresahkan mulai dari memiliki gejala sampai pada terjadinya kematian mendapat perhatian negatif bagi mereka yang tidak mengalaminya bahkan tidak sedikit terjadi penolakan saat ada korban jiwa di akibatkan oleh wabah ini. pendapat miring pun tidak terelakan apabila seseorang di tengah masyarakat mengalami penyakit yang di tetapkan WHO tersebut sebagai pandemi global.

Hal ini pula terjadi bagi warga Aertambaga Kota Bitung dimana yang bersangkutan diisukan terpapar Covid-19 namun setelah melakukan beberapa rangkaian pemeriksaan dari tim medis khusus menangani Covid-19 menyatakan "Negatif". bersangkutan mendapat perhatian bagi masyarakat Kota Bitung setelah diisukan terpapar wabah berbahaya.

Baca Juga : Pemkot Bitung Tetapkan Status Isolasi Wilayah Mulai 3 April 2020

Atas beberapa tanggapan miring masyarakat tentang bersangkutan maka Pemerintah Kecamatan Aertambaga lewat Camat Sumeldi Maelengga mengklarifikasi serta meluruskan informasi  miring tersebut dengan tidak menyebutkan nama bersangkutan .

Awal mula kejadian saat bersangkutan melakukan perjalanan dalam rangka tanggung jawab kerja ke Kota Bogor setelah kembali dari perjalanan tersebut bersangkuta merasa seperti memiliki gejala covid-19 panas serta batuk. akhirnya bersangkutan memeriksakan diri ke RSUP Malalayang dan mengharuskan bersangkutan masuk ruang isolasi di rumah sakit itu.

Menurut Camat Sumeldi bersangkutan 2 kali dilakukan  proses pemeriksaan di RSUP Malalayang selama isolasi 12 hari dan hasilnya adalah "negatif".dan selanjutnya di pulangkan. namun pada selasa 7/4/2020 setelah 16 hari bersangkutan di minta untuk memeriksakan diri di RSUD Manembo-nembo Bitung pada pukul 23.00 wita namun terjadi penundaan pemeriksaan dan nanti di laksanakan pada besok harinya 8/4/2020.

Alasan penundaan pemeriksaan tersebut membuat bersangkutan kesal dan marah dan akhirnya pihak RSUD Manembo-nembo memulangkannya dan meminta bersangkutan untuk isolasi mandiri. merujuk dari hasil keterangan 2 kali pemeriksaan bahwa bersangkutan "negatif" terpaparnya covid-19 perlu di beri penghargaan oleh seluruh masyarakat kota Bitung sebagai bentuk menghargai hak asasi bersangkutan dari pendapat miring yang akhirnya merugikan semua.

Baca Juga : Kesadaran Masyarakat Lembeh Pada Sampah "Minim"

Menutup klarisfikasi Camat Sumeldi menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada pernyataan Resmi dari Pejabat yg berwenang bahwa yang bersangkutan  Positif Covid-19, Upaya dari Pemerintah Kecamatan Aertembaga Kota Bitung memerintahkan bersangkutan untuk isolasi mandiri dirumah dan saat ini Tim Kesehatan Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut sementara bergerak menuju rumah bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update