Notification

×

Iklan

Iklan

Waspada!!! Penyebaran Covid-19 Telah Menyerembet Setiap Daerah Di Sulut

Selasa, 26 Mei 2020 | 12.49 WITA Last Updated 2020-06-08T10:18:24Z
Ilustrasi Gambar Pusat Perbelanjaan Kota Bitung Photo bidikdot

Bidikdotcom Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional terus memberikan Informasi terbaru mengenai penanganan wabah virus berbahaya yang terus melanda dunia bahkan Indonesia didalamnya sementara mengalami penyebaran virus berbahaya ini dan setiap harinya terus bertambah diberbagai daerah di 34 Provinsi dan 496 Kabupaten Kota

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seakan tak bergeming atas terus meningkatnya virus corona. Jaga jarak dan social/physic distancing dan beberapa kebijakan lainnya yang diambil Pemerintah seolah hanya pemberitaan membosankan.

Baca Juga : Hati-hati Kelolah Dana Covid-19 Pemkot Bitung Boyong KPK

Perbedaan pendapat maupun kritikan terhadap kebijakan mudik lebaran  dari Pemerintah seakan menambah polemik dalam dalih perorangan bahwa bukan masalah untuk mudik asal mematuhi kebijakan lain Pemerintah yang penting pake masker dan lain sebagainya.

Pendapat seperti inilah akhirnya membuat paksa untuk ikut-ikutan mudik meski pada akhirnya mendapat jalan buntu karena disuruh balik oleh pihak keamanan dengan alasan yang alain boleh mudik yang lain tidak bisa padahal jauh hari sebelum lebaran Pemerintah telah mewanti-wanti sejak awal untuk tidak mudik.

Sala satu klaster baru penyebaran vrius corona meningkat dibeberapa daerah karena adanya mudik paksaan dari warga yang catatannya berasal dari zona merah atau daerah dengan tingkat penyebaran Covid-19 tertinggi.

Hampir seluruh daerah di 34 Provinsi telah terpapar wabah virus corona dan telah menyebar di 496 Kabupaten/Kota sehingga melihat kondisi ini Pemerintah menambah perpanjangan masa pemberlakuan darurat Covid-19 hingga Juni mendatang yang sebelumnya diperkirakan akan berakhir pada 29 Mei mendatang.

Khusus di Sulawesi Utara penyebaran Covid-19 terus menyerembet dan menyasar daerah-daerah yang belum memiliki kasus sebelumnya seperti Kabupaten Talaud dan sekitarnya. didua bulan terakhir Kabupaten ini masih ada dalam zona aman (hijau) namun kini Talaud telah dinyatakan daerah positif Covid-19 atas  orang warganya setelah melakukan perjalanan dari Manado.

Informasi ini diumumkan secara resmi oleh Satgas penanganan Covid-19 Sulawesi Utara dr.Steven Dandel pada 25/5/2020 atas ketambahan 29 kasus baru dan total keseluruhan menjadi 239 kasus.

Dari penambahan kasus baru tersebut Kota Manado menjadi urutan teratas dengan 20 kasus disusul Kabupaten Talaud dan Minut masing masing 4 kasus dan Bitung 1 kasus. bila melihat setiap harinya terjadi penambahan kasus maka seluruh masyarakat Sulut harus benar-benar waspada sebab tidak mungkin jika tidak mematuhi kebijakan Pemerintah angka kasus pasti akan terus bertambah.

Seharusnya kita tidak akan dirugikan jika memang yang dilakukan semua aktifitas dari rumah jika akan keluar rumah pun karena membeli kebutuhan setiap hari dan tetap pada Protap covid-19  yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

Sangat disayangkan masih ada begitu banyak warga  yang mengabaikan himbauan Pemerintah dan terus keluar rumah dari pantauan kami khusus di Pulau Lembeh pada 25/5/2020 menjelang sore hari terlihat arus bolak balik kendaraan yang cukup ramai melintas diwilayah kecamatan Lembeh Utara.

Dari hasil konfirmasi kami beberapa orang sempat mampir untuk mengisi bensin disala satu kios milik warga di Kelurahan Pintukota ternyata mereka ada yang dari Manado dan seputaran  Bitung dan katanya merayakan lebaran bersama teman dan saudara di Binuang dan di Batulubang.

Memang di Pulau Lembeh belum ada kasus tentang Covid-19 ini tetapi jika setiap harinya akan ada warga diluar Pulau ini terus berkunjunga maka tidak mungkin mereka yang akan membawa wabah berbahaya tersebut apalagi Kota Manado kini menjadi pandemi meski ukurannya masih sedikit untuk Sulawesi Utara secara umum.

Begitu juga di Kota Biting penambahan kasus baru mengindikasikan bahwa Kota Cakalang telah mulai disasar Covid-19. Dabdel mengatakan  Pasien 212 asal Bitung seorang Perempuan, berusia 57 tahun, yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) RSUD Bitung.

Maka demikian tidak ada alasan bagi kita lagi untuk cuek dan tidak melaksanakan himbauan Pemerintah dalam setiap kebijakan mereka jika kita tidak ingin virus ini terus menyebar di daerah kita bahkan Indonesia secara umum.

Pihak keamanan seharusnya memberlakukan arus lalu lintas untuk setiap warganya yang keluar masuk Manado Bitung bukan setipa harinya kecuali bagi mereka yang memang bekerja diluar rumah dan aktifitas cukup dibatasi untuk dilakukan 1-2 hari contohnya aktifitas terbatas diluar rumah Senin hingga Kamis dan Jumat hingga Sabtu tetap dirumah.

Baca Juga : Karena Tidak Puas Dengan BLT Kantor Desa Air Batu di Bakar Warga

Terlihat saat hari libur orang-orang berkeliaran seperti hari Sabtu dan Minggu itu karena akses jalan muda ditembusi dan terlihat sangat dilonggarkan pergerakan warga pergi kemana-mana. padahal. bila ini dibiarkan terus terjadi maka kita warga Sulut siap-siap menghadapi fenomena yang setiap harinya merengut nyawa manusia. semoga kita tetap sehat dalam lindungan yang Maha Kuasa.(ar).

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update