Notification

×

Iklan

Iklan

Benarkah Pinjaman Online Berbasis Aplikasi Menjanjikan Atau Hoax

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10.11 WITA Last Updated 2020-09-15T12:06:52Z
Gambar ilustrasi bidikdotcom

Bidikdotcom Beberapa pekan ini publik di viralkan dengan informasi seputar pinjaman online yang tersebar di sosial media dengan label mengatas namakan perusahaan ternama yang berpengalaman serta telah berpuluhan tahun menjalankan bisnis pemimjaman dana baik ofline maupun online.

Tentu sesuatu menggiurkan bila pinjaman di publikasikan dengan bunga rendah tanpa anggunan serta tawaran menarik lainnya bagi siapa saja yang ikut bergabung (join) setelah mengikuti proses pendaftaran dan memenuhi persyaratan untuk menerima pinjaman.

Baca Juga : Kartu Pra Kerja Gelombang V DI Buka Sabtu 16 Agustus 2020

Tentu secara kasat mata hal pimjam-memimjam merupakan suatu yang biasa saja sebab sering ditemui dalam kehidupan setiap hari tetapi yang menjadi pertanyaannya apakah semudah yang diiklankan di sosial media oleh katanya "perusahaan" ternama dan lain-lain.

Perbandingan saja dengan pinjaman secara ofline begitu ribet dengan berbagai permintaan persuratan dan persyaratan lain bila tidak terpenuhi maka pihak yang menawarkan pinjaman bisa membatalkan perjanjian karena alasan tadi, padahal secara langsung telah bertatap muka dan bisa saja sudah melakukan survei untuk meyakinkan sipemberi pinjaman.

Apalagi yang berbasis Aplikasi si pengaju pinjaman  hanya perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan no hp untuk melengkapi dokumen diminta tanpa refrensi persyaratan lain.

Padahal sifat kehati-hatian dan waspada perlu di jalankan oleh si pemberi pinjaman sebab menyangkut aplikasi online pasti publik diseluruh tanah air dapat menjangkaunya padahal si pemberi pinjaman tidak mengenal asal usul dari si pengaju pinjaman.

Tetapi dari konten yang ditawarkan oleh vendor pemberi pinjaman tidak terlihat sikap kehati-hatian meskipun memiliki kepercayaan diri produk ditawarkannya akan terjual.

Inilah yang padahal kemudian akan menimbulkan kecurigaan publik apakah yang bersangkutan adalah lembaga atau perorangan resmi ataukah pemain gelap yang mengambil ketenaran dari lembaga/perusahaan ternama untuk menggelabui sasaran.

Bila anda pernah mengikuti pengisian format persyaratan berbasis aplikasi resmi maka pasti akan di temui ketatnya permintaan identitas anda seperti contoh di pendaftaran kartu pra kerja dari Pemerintah. Prosedur seperti inilah yang perlu diakui keberadaannya dibandingkan dengan yang kita bahas saat ini.

Memang dimasa sulit seperti saat ini karena pandemi covid-19 bisa saja orang-orang yang menjadi target akan kecolongan bila menbaca dan mengikuti penawaran menggiurkan  dari pinjaman online.

Kita tidak bisa membatasi atau menghalang hal-hal seperti ini hadir disekeliling kita, namun kita butuh kewaspadaan dengan secara bijak menanggapi aplikasi-aplikasi seperti ini sehingga tidak tertipuh oleh penawaran menggoda itu.

Jika pertanyaannya seperti pada judul bahasan kita ini "Benarkah Pinjaman Online Berbasis Aplikasi Menjanjikan Atau Hoax" bisa kita katakan "ya" dan "tidak". benarnya adalah seperti aplikasi resmi milik pemerintah dan aplikasi resmi lain yang di sahkan oleh pemerintah seperti unicorn tanah air yang menawarkan juga jasa pinjaman.

Dengan demikian publik diminta waspada bila akhirnya ada yang telah masuk didalam jerat mereka dan meminta uang jaminan dan sebagainya.

Bila memang benar aplikasi pinjaman online tersebut berada disekitar wilayah tempat tinggal kita, maka kita tinggal mengunjungi kantor resminya tetapi bila tidak berada disekitar daerah atau tempat tinggal kita ada baiknya kita tidak perlu mengikutinya atau bergabung.

Baca Juga : Cara Jitu Tambah Imunitas Tangkal Covid-19 Dengan " Sarabah"

Jadi bila pinjaman online berbasis aplikasi tadi tidak sesuai prsedur disampaikan tadi tidak perlu menanggapinya meskipun tawaran tersebut menggiurkan. dan kedua jika anda butuh pinjaman dana lakukanlah secara ofline karena rentan persoalan dimungkinkan sangat kecil dan tidak ada.
loading...

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update