Notification

×

Iklan

Iklan

Kampanye Hari Pertama Di Pulau Lembeh Maurits Mantiri Di Sambut Hangat

Senin, 28 September 2020 | 11.22 WITA Last Updated 2020-10-02T15:16:04Z

Ir.Maurits Mantiri Calon Walikota Bitung berorasi secara sederhana di 
Kelurahan Pintukota Foto bidikdot

Bidikdotcom Sejak di tetapkannya cuti 25/9/2020 bagi kedua pasangan calon yakni  Maxmilian Jonas Lomban dan Maurits Mantiri notabenenya sebagai petahana pasangan calon Ir.Maurits Mantiri dan Hengki Honandar langsung bergerak cepat memakai waktu  kampanye sebagaimana sudah di jadwalkan dimulai pada 26/9/2020.

Maurits Mantiri yang tidak di dampingi oleh pasangannya melaksanakan kampanye sederhana di beberapa titik di Pulau Lembeh yang sudah di atur oleh tim pemenangannya. Minggu 27/9/2020 Om Kumis sapaan Maurits Mantiri memulai kegiatan kampanye di Pulau Lembeh.

Baca Juga : Maurits Mantiri Tuai Dukungan Dari Masyarakat Nusa Utara Dan Talaud

Penatua PKB Rayon Bitung ini mengawali aktifitas kampanye terlebih dahulu beribadah bersama Jemaat Eunggelion Moto mengingat ia juga memiliki rumah tinggal di Jemaat ini meskipun tidak terdata sebagai masyarakat kelurahan Moto.

Selesai beribadah Maurits Mantiri langsung menuju titik kampanye yang sudah di tetapkan yakni Kelurahan Pintukota dan Kelurahan Mawali. namun ia juga sempat mampir di Kelurahan Batukota tepatnya di Pintukota Kecil sekedar menyapa rekan sepelayanannya Pdt.Albert dan Tokoh Masyarakat Ibu.Makisurat.

Selanjutnya Calon Walikota dari Banteng moncong putih itu langsung menuju lokasi kegiatan di Kelurahan Pintukota dengan rombongan kampanye sesuai jadwal ada di beberapa titik yakni masyarakat muslim dan tokoh-tokoh agama

Maurits Mantiri ingin berjumpa dengan BPMJ dan Pelsus Gmim Betel Pintukota Besar kebetulan saat itu baru selesai kegiatan pelayanan dari WKI dan baru akan dimulaikan pelayanan ibadah dari Pemuda/Remaja Jemaat namun tidak di ijinkan Panwas yang bertugas saat itu karena ada dalam lingkungan gereja serta situasinya dalam masa kampanye. Namun tidak mengurangi rasa simpatik dan antusias warga menyambut Calon Walikota yang cukup sederhana ini.

Maurits Mantiri  menuju lokasi kampanye di rumah milik Kel.Rori-Tapahing yang sudah dibuat tenda kecil dengan kursi diatur berjarak sebagaimana protap kesehatan. dari tim kampanyenya menyiapkan 37 kursi namun yang terisi hanya sekitar 32 kursi.

Dalam orasinya Mantiri mengangkat tentang digitalisasi mempercepat akses pembangunan sebab era jaman ini jika tidak akan memanfaatkan teknologi sebagai penyeimbang dalam pemerintahan maka kerja pemerintah sifatnya jalan di tempat sebagaimana yang ia contohkan mengenai sala satu media streaming miliknya  yang bisa mengkafer keluhan-keluhan masyarakat.

Masyarakat bisa mengakses langsung informasi dari media streaming youtube dan fanpage sosial media lain bila punya keluhan mengenai layanan sosial di tingkat kelurahan atau di kecamatan tanpa harus ke kantor walikota. Pasangan Hengki Honandar ini bila dalam pemerintahannya kedepan ia menginginkan semua akses bisa di jangkau seluruh masyarakat Kota Bitung apalagi di Pulau Lembeh.

Mantiri tidak ingin orang-orang Bitung hanya jadi penonton ditanah sendiri ia akan berupaya setiap perusahaan yang akan berdiri di atas tanah Kota Bitung rekrutmen pekerjanya adalah orang Bitung sendiri bukan orang dari luar Bitung melalui data base berbasis data digital, masyarakat yang memiliki keahlian menurut kopetensinya akan langsung terkontrol dengan data dan ia sendiri akan berlaku sebagai perantara pemberi kerja bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Ia mencontohkan salah satu streaming live sosial medianya yang dibuat asli orang Bitung cukup keren latar belakangnya seperti setingan pada backround media mainstream nasional. ketimbang mengambil orang dari Jakarta atau luar Kota Bitung padahal didalamnya warga Kota Bitung tidak kalah berkualitasnya dengan yang lain, model-model inilah yang ingin ia beri bagi warga Kota Bitung.

Meski harus ia akui tidak memiliki eksekusi penuh dari program kerja yang ia canangkan sebelumnya saat ada di dalam pemerintahan karena keterbatasan kuasa. sehingga meski sebagai wakil walikota namun ia tidak memiliki hak penuh untuk pengambilan kebijakan-kebijakan pemerintahan.

Baca Juga : Tiga Calon Gubernur Sulut Siap Bertarung di Pilkada 9 Desember 2020

Maka dengan itu jika semua program mulia yang diorasikannya hanya sampai didengar masyarakat sebagai sorga telinga tanpa ada tindakan konsisten maka percuma perjuangannya yang hendak ia gapai bersama dengan warga masyarakat Kota Bitung. Untuk itu ia meminta jangan lupa tanggal 9 Desember 2020 memilih MM-HH nomor urut 3 untuk memenangkan pemilu dengan paket Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Steven Kandow (bdc)

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update