Notification

×

Iklan

Iklan

3 Fakta Mengesankan Liverpool Dan Manchester United Kalah Telak

Rabu, 07 Oktober 2020 | 15.13 WITA Last Updated 2020-10-12T03:11:15Z

 

Tim papan atas Liverpool dan Manchester United Tumbang edit foto bidikdot

Bidikdotcom Putaran ke-4 Premier League musim 2020/2021 akhir pekan kemarin menorehkan beberapa catatan apik atas penampilan tim-tim papan atas di tanah ratu Elisabeth tersebut. Liverpool yang baru menorehkan sejarah baru sejak tahun 1990 dengan meraih juara Premier League 2019/2020 dan juga berhasil menyandingkan juara Liga Champions Eropa pada musim sebelumnya 2018/2019.

Sama halnya dengan Manchester United sering berlaku sebagai kontestan tetap di Liga Champions Eropa dan Eropa League harus mengakui keganasan lawan setelah masing-masing dihempas dengan skor memalukan tanpa ada perlawanan berarti.

Baca Juga : Drawing UCL 2020/2021 Ronaldo Messi Memory Elclasico

Manchester United berlaku sebagai tuan rumah tidak dapat mengimbangi kepiawaian para pemain Tottenham Hotspurs dalam penguasaan si kulir bundar. para pemain MU makin terdiam setelah gawang mereka kebobolan hingga 6 gol di tambah 1 gol sebagai penghibur dari ketertinggalan 6-0 sebelumnya.

Demikian juga dengan Liverpool bertandang ke markas Aston Villa dengan status sebagai juara Premier League tak berdaya setelah tim tuan rumah menghempaskan mereka dengan kemenangan meyakinkan 7-2. Pelatih fenomenal Jurgen Klopp pun mengakui kehebatan Aston Villa yang di nahkodai Dean Smith dengan permainan  cukup menyulitkan anak-anak asuhannya.

Liverpool di dua musim berturut-turut selalu menempati posisi pertama klasemen liga terbaik dunia itu kini di pekan ke 4 The Reds berada pada posisi ke-5 disusul Tottenham Hotspurs ke-6 dan Manchester United terbenam di urutan ke-16 sedangkan pemimpin klasemen Everton dengan koleksi 12 poin dari empat laga dan tidak pernah kalah.

Disusul posisi kedua Aston Villa dengan koleksi poin 9 dari 3 pertandingan. Manchester United baru satu kali meraih kemenangan dari 3 laga yang mereka jalani 2 diantaranya meraih kekalahan. penampilan buruk Manchester United dibawah kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer  meulai menjadi pertimabngan manejemen MU untuk segera mendepaknya. 

Nama mantan pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino santer dibicarakan untuk menggantikan mantan pemain The Red Devils era 90-an itu. Pelatih Spurs Jose Mourinho memberikan apresiasi buat para pemainnya dapar bermain dengan teknik cukup tinggi sekaligus memberikan surprise bagi manejemen klub yang memecatnya dahulu saat menangani Manchester United.

3 Fakta kekalahan Liverpool dan Manchester United

1. Kehilangan Bola

Para pemain Liverpool dan Manchester United memiliki kemiripin sama saat laga melawan Aston Villa dan Tottenham Hotspur keduanya sering kehilangan bola dari lawan-lawannya dan melakukan blunder bola seharusnya tidak perlu dilakukan yang akhirnya memberi peluang bagi lawan-lawan mereka.

Permainan dibawa performa dimanfaatkan kedua lawan masing-masing untuk menekan hingga berbuah gol. beberapa pemain Liverpool dan Manchester United juga sering kehilangan posisi dimana seharusnya mereka bertindak dan ini merupakan kelemahan.

2. Terlalu mengandalkan Skil

Liverpool dan Manchester United sering mengandalkan skil individu dari pada permainan tim yang terbuka dan tempo individu ini dimanfaatkan dengan baik oleh lawan baik Tottehham Hotspur maupun Aston Villa yang memberikan peluang bagi mereka untuk menciptakan gol.

3.Isu Covid-19 Dan Dukungan Penonton

Liverpool memang di terpa berita tak sedap setelah beberapa pemainnya dikabarkan terpapar wabah penyakit virus corona yakni Shaqiri dan Mane dua pilar unggulan Liverpool ini dikabarkan positif covid-19 namun pada sesi latihan sebelum akan turun lapangan kedua pemain ini sempat menjalankan latihan bersama rekan-rekannya namun setelah di lakukan pemeriksaan swab keduanya dinyatakan positif.

Manchester United memiliki pendukung yang cukup fanatik memberi suport bagi mereka saat ada dilapangan tengah  namun karena masih tingginya penyebaran covid-19 di Inggris bahkan Eropa secara umum para pendukung tim sementara waktu di batasi untuk hadir didalam tribun stadion.

Inilah kemudian sedikit mempengaruhi performa para pemain Manchester Merah di pekan ke-4 kekalahan 2 kali dari 4 pertandingan membutuhkan suport pendukung fanatik selain efektifitas stamina pemain serta dominasi teknik sang arsitektur. namun inilah fakta harus di terima MU.

Baca Juga : 6 Stadion Rujukan FIFA Untuk Piala Dunia U20 2021

Akhir pekan ini tidak ada live pertandingan dari beberapa liga domestik Eropa termasuk Premier League karena ada iven pertandingan  persahabatan dan fase penyisisan group Piala Dunia 2022. tunggu saja penampilan mereka selanjutnya pada laga ke 5 pekan depan.(bdc)

loading...

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update