Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

7 Tips Mengelola Keuangan Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 09 Oktober 2020 | 07.56 WIB Last Updated 2020-10-20T06:03:35Z

 

Ilustrasi gambar dari pixabay

Bidikdotcom Masa pandemi Covid-19 merupakan masa-masa sukar bagi seluruh manusia di dunia tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Tidak dapat di prediksi sampai kapan berakhirnya kesukaran sosial ini . bukan hanya kesehatan menjadi imbas dari wabah virus mematikan ini tetapi seluruh sendi kehidupan manusia mendapat efek eror atas mewabahnya virus berbahaya tersebut.

Sejak diberlakukan berbagai kebijakan Pemerintah termasuk PSBB diberbagai wilayah kesatuan Republik Indonesia dengan membatasi aktifitas warga dalam memenuhi kebutuhannya dengan alasan jangan melakukan gerakan-gerakan kerumunan berlebihan, maka publik diminta untuk tetap dirumah tanpa ada aktifitas lebih dari biasanya dilakukan.

Baca Juga : Tips Mengisi Waktu Luang Di Rumah Dengan Penghasilan Tambahan

Para pelaku usaha khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memang hanya mengharapkan mobilisasi masyarakat dalam mendapatkan penghasilannya kini harus terpangku pasrah dengan keberadaan saat pemerintah memintah untuk tidak melakukan aktifitas diluarrumah.

Bukan hanya para pelaku UMKM saja yang mengalami krisis ekonomi namun sampai pada klaster terbesar pelaku ekonomi harus tunduk lesuh akibat penyebaran wabah virus corona yang terus meningkat seperti pengolah restoran, pariwisata, penerbangan dan lain-lain.

Kondisi-kondisi seperti diatas membutuhkan sinergitas yang bijak dari para pelaku usaha dan seluruh masyarakat Indonesia yang terkena imbas akibat virus corona. bekerja dari rumah merupakan hal cukup membosankan karena tidak ada reaksi pergaulan disekeliling selain keluarga setiap hari mendampingi.Tetapi harus bagaimana semua itu tetap dijalankan demi menjaga kesehatan.

Tentu dibalik apa yang sementara dijalani saat ini kita butuh anggaran tambahan karena tidk mungkin setiap harinya nongol dirumah ndak ada kerjaan terus hanya mengharapkan bantuan Pemerintah. realistis memang karena lewat kebijakan pemerintahlah kita tetap dirumah, tetapi apakah kehidupan dan kebutuhan kita setiap harinya hanya berharap bantuan pemerintah tentu tidak.

Kita perlu langka bijak untuk mengantisipasi agar ekonomi keluarga bisa bertahan meski sifatnya kecil tetapi paling tidak bisa mengkafer kekurangan-kekurangan kebutuhan didalam rumah tangga seperti obat-obatan, kebutuhan bayi dan hal lain diluar jangkauan kita.

Bukan hanya mereka yang berkeluarga mengalami kesulitan namun para bujang pun merasakan kesusahan karena tidak lagi mendapat uang tambahan baik dari orang tua maupun penghasilan sendiri karena mungkin telah di PHK dari pekerjaan atau dirumahkan.

Berikut ini Tips mengola keuangan agar tetap fresh atau bertahan dimasa-masa pandemi covid-19 sehingga meski dirumah tidak akan membuat seseorang stres atau kelinglungan :

1.Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Hal ini menjadi dasar ukuran para ahli ekonomi maupun pelaku usaha untuk dapat mempertahankan posisi keuangannya agar tidak surut. sebab banyak orang tidak memahami dua poin ini antara kebutuhan dan keinginan. masyarakat awam menganggap dua hal ini sama saja karena masing-masing tetap akan mengeluarkan budget (anggaran) padahal lumayan membantu jika seseorang dapat mengakomodirnya.

Selanjutnya sifat ingin itu dan ini perlu ditekan apalagi menyangkut barang yang baru ditawarkan kadang seseorang cepat tergiur padahal itu bukan kebutuhan utama. seperti tawaran smartphone dengan vitur-vitur terbarunya dan dukungan teknologi yang tidak dimiliki oleh smartphone saat ini dimiliki.

Bukan hanya smartphone ada juga aksesoris pakaian dan lain-lain menuntut keinginan kita hindarilah hal-hal tersebut sehingga kantong kita tetap terjaga.

Demikian dengan kebutuhan sesuaikanlah kebutuhan yang di pakai setiap harinya bila itu menyangkut komsumsi makanan sesuaikanlah dengan yang dibutuhkan jangan berlebihan. seperti jajan-jajan diluar lewat pesanan Ojol online (grab food). jika merasa boring dengan masakan dirumah bisalah sesekali asal jangan dijadikan aktifitas setiap hari jika anda berkantong tebal tidak masalah.

2.Buat Kreatifitas Yang Bisa Di Uangkan

Bila anda memiliki dasar keahlian memasak, menjahit, menyulam atau keahlian lain yang anda miliki itu bisa dikembangkan untuk mengisi waktu luang anda saat tidak bekerja atau berada dirumah. selanjutnya jika ada hasil kreatif berhasil dibuat lakukan pemasaran kecil-kecilan di sosial media milik sendiri atau bisa dilakukan berkelompok dengan teman-teman secara daring.

3.Jual Barang Second

Artinya bukan barang bekas tetapi barang-barang didalam rumah anda yang sudah tidak terpakai dan menurut anda hanya akan mempersempit ruangan rumah atau tampat penyimpanan lain. contoh bila anda punya pakaian baru tetapi sudah tidak muat dibadan itu bisa dijadikan jejualan kecil-kecilan anda bukan berarti semua pakaian bisa dijual tentu kita punya kebijakan sendiri.

Atau peralatan perabotan yang sedikit mengganggu luas ruangan tetapi bernilai ekonomis bisa dijual akan tetapi barang tersebut tentu sudah tidak akan digunankan lagi. 

4. Menanam Bunga

Hari ini geliat menanam bunga dan merawatnya adalah trend baru dimasa pandemi sehingga tidak tanggung-tanggung ada nilai harga dari bunga diperjual belikan tembus angka jutaan rupiah. anda bisa mencoba aktifitas ini dengan menanam bunga-bunga unik dan ditaruh dalam pot menarik sehingga nilai ekonomisnya akan sedikit lebih. 

5.Pengetikan 

Bila anda ahli dalam komputer dan bisa membuat proposal usaha atau sejenisnya maka keahlian anda bisa ditawarkan kepada mereka yang mendapat kesulitan membuat proposal usulan bantuan. sebab di tengah pandemi beberapa bantuan pemerintah saat ini perlu disodorkan dengan proposal. peluang ini bisa anda ambil meski harga yang akan anda minta sesuai nilai kekeluargaan 

6.Penulis Konten/Pembuat Blog

Bagi seorang yang memiliki keahlian menulis bisa menawarkan diri menjual jasa tersebut disosial media atau kepada memilik plaform blogger dan wordpress lewat kolom komentar tersedia. silahkan anda tanyakan kepada pemilik situs kalau ingin menerima jasa penulis konten jika iya akan diberi penghargaan berapa rupiah oleh pemilik situs

Dan perlu di tanyakan kepada pemilik situs stersebut sampai pada berapa tayangan tulisan anda diberi jasanya atau traffic pembaca konten tersebut. selain itu anda juga dapat menawarkan jasa pembuatan blog hingga blog tersebut bisa dipakai.

7.Banner Pilkada

Masa-masa ini adalah kampanye Pilkada 2020 dan  peluang ini bisa anda gunakan dengan menawarkan jasa papan iklan (banner) diblog anda kepada pasangan calon kepala daerah di daerah anda.anda bisa menghubungi tim sukses mereka dikelurahan atau hingga tingkat RT dan RW.

Baca Juga : Tips Memilih Sayuran Di Tengah Pandemi Agar Bertahan Selama 2 Minggu

Bila ke 7 poin diatas dapat anda jalankan minimal 2 atau 3 item dan mendatangkan keuntungan bagi anda, kelola itu dengan baik sambil memperhatikan poin nomor 1 tadi. sehingga meski ditengah pandimi covid-19 kantong kita masih ramah dengan kondisi saat ini paling tidak dapat bertahan beberapa waktu kedepan. Salam Sehat semuanya.(bdc)

×
Berita Terbaru Update