Notification

×

Iklan

Iklan

Uni Emirat Arab Beri Nama Jalan Di Abu Dhabi Presiden Joko Widodo

Rabu, 21 Oktober 2020 | 06.26 WITA Last Updated 2020-10-31T03:28:52Z

 

Jalan Joko Widodo di Abu Dhabi  Foto twitter jokowidodo

Bidikdotcom Indonesia kembali menjadi sorotan dunia atas penganugerahan dari Pemerintah Uni Emirat Arab di mana salah satu anak jalan terbesar di Abu Dhabi ibu kota Uni Emirat Arab (UEA) di beri nama jalan Presiden Joko Widodo Street. Jalan ini merupakan area perkantoran dari duta-duta besar negara-negara sahabat yang sebelumnya memiliki nama  Al Ma'arid street dalam bahasa Indonesia eksibisi atau pameran.

Pengabadian nama jalan untuk Presiden Joko Widodo merupakan bagiam dari hubungan kerja sama yang terus terbangun dengan baik dalam berbagai bidang selama pemerintahan Presiden Jokowi. ini merupakan hal istimewah bagi bangsa Indonesia di berikan pemerintah negara lain dalam hubungan bilateral yang terus terbangun.

Baca Juga : Menakar Suara Pemilih Milenial Pilkada Kota Bitung

Sejak Presiden pertama Soekarno mendapat penghargaan penyematan nama  jalan di Rabat Maroko tidak ada lagi nama presiden RI selanjutnya diberi penghargaan seperti ini. kembali tahun ini Indonesia menjadi lirikan utama pemerintah luar negeri untuk mengabadikan jalannya dengan nama Presiden Joko Widodo Street.

Memang bukan hanya Soekarno dan Jokowi yang diberi penghargaan nama mereka sebagai nama jalan di negara lain tetapi juga ada para toko-toko negarawan dan pahlawan nasional seperti pejuang HAM  Munir Sai Thalib namanya terpampang di salah satu anak jalan di Den Haag Belanda.

Tidak sampai di situ  nama Raden Ajeng Kartini di Amsterdam, Martha Kristina Tiahahu di Wierdem, Mohamad Hatta di Den Haag. toko -toko ini diberi nama jalan di kota-kota Belanda berhubungan erat dengan sejarah Indonesia dimana merupakan jajahan Belanda yang paling lama bahkan telah terjadi kawin campur antara dua negara ini.

Peresmian Presiden Joko Widodo Street Abu Dhabi di pimpin oleh Sheik Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan selaku Chairman Abu Dhabi Executive Office pada Senin 19/10/2020 waktu setempat. di lansir dari kompas.com Koordinator fungsi Pensosbu KBRI Abu Dhabi Nur Ibrahim mengatakan bahwa mereka menyaksikan langsung pelepasan tirai yang menutupi nama jalan tersebut.

"mereka bersama-sama menyaksikan penyingkapan tirai merah dimana sebelumnya di tutup" kegiatan ini di hadiri oleh KBRI Indonesia untuk Uni Emirat Arab, pejabat Kementerian luar negeri UEA dan petinggi pemerintah lainnya.

Presiden Joko Widodo pun memberikan apresiasi dan terima kasih bagi pemerintah Uni Emirat Arab dimana telah menjadikan dirinya sebagai salah satu anak jalan utama di Abu Dhabi dan menurut Jokowi ini adalah penghargaan untuk seluruh rakyat Indonesia dan ia pun berharap hubungan kedua negara semakin erat dan kokoh dalam membangun kerja sama di berbagai bidang.

Seperti dalam cuitannya di twitter "seruas jalan di Abu Dhabi UEA, diresmikan sebagai Presiden Joko Widodo Street oleh Sheik Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan  Chairman Abu Dhabi Executive Office, di balik nama jalan itu ada harapan agar hubungan kedua negara semakin kokoh dan bermanfaat bagi rakyat".

Bukan hanya ini Uni Emirat Arab melirik perkembangan Indonesia lewat Presiden Jokowi tahun 2019 lalu majalah ternama di Arab Saudi  Arrajol juga pernah mengangkat informasi tentang Indonesia lewat Joko Widodo dan menempatkannya di halaman depan majalah.

Dari dalam negeri Presiden Joko Widodo mendapat kritik tajam bahkan arus unjuk rasa atas keputusan pemerintah menetapkan UU Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu, bahkan kondisi penyebaran wabah virus corona masih cukup tinggi sehingga membutuhkan seorang pemimpin benar-benar dan bertanggung jawab menghadapi fenomena sosial di negaranya.

Baca Juga : Polemik Konser Kampanye Pilkada 2020 Sampai Batasan Jumlah Simpatisan 

Tetapi dari luar negeri Presiden Joko Widodo bak pahlawan hero di elu-elukan bahkan di beri gelar oleh Pemerintah Arab terhadap nama sebuah jalan utama di kota Abu Dhabi. ini bukan soal ketenaran seseorang namun bagaimana seorang Joko Widodo dapat mengimbangi tanggung jawab kenegaraan yang saling menguntukan meski pun dari dalam negeri kondisi tidak terlalu menguntungkan.


loading...

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update