Notification

×

Iklan

Iklan

Renungan Kristen: Jangan Takut dan Tawar Hati Berdoalah Kepada Tuhanmu Yang Hidup

Sabtu, 23 Januari 2021 | 11.19 WITA Last Updated 2021-02-13T08:37:45Z

 

Ilustrasi gabar pixabay


Yosua 10 : 28-43

Renungan Kristen Ada sederetan pengalaman berIman dari perjalanan sejarah pada pendudukan daerah-daerah dimana telah di rebut oleh Yosua dan orang Israel.mulai dari di robohkannya tembok Yerikho sampai pada kemenangan atas Makeda, Lakhis, Libna, Eglon, Hebron dan Debir semua memiliki cerita yang sama dengan tempat yang berbeda terhadap peperangan  yang boleh di selesaikan dengan hasil akhir yaitu kemenangan.


Fakta unik dan menarik yang boleh disaksikan lewat pembacaan Yosua di sepanjang bulan januari ini yaitu kalimat ”jangan takut”dan ”tawar hati” inilah kalimat yang sering di ungkapkan oleh Tuhan Allah kepada Yosua dan orang-orang israel ketika hendak mempersiapkan diri untuk berperang.


tetapi perlu di ingat  bahwa Yosua dan orang-orang Israel memiliki wahana disaat mereka menghadapi situasi peperangan yang menakutkan yaitu ”DOA”.mulai dari mempersiapkan diri,berjalan,serta dimedan perang wahana Doa ini yang tidak pernah dilupakan oleh Yosua dan 


Orang Israel sehingga Allah mngerti memahami dan menjawab Doa-Doa mereka dengan janji yang memberikan ketegaran Iman ”bukan Yosua dan orang-orang  israel yang berperang tapi Tuhanlah yang berperang terhadap musuh-musuh mereka” (Yos.10:42).


Yosua bersama segenap orang israel telah mengawali kehendak Allah dengan baik dan Allah pula yang mengakiri dengan baik lewat kemenangan demi kemenangan yang mereka gapai sampai mereka kembali ke Gilgal penuh dengan sukacita sambil terus memanjatkan Doa syukur kepada Allah yang hidup.

Perasaan menegangkan disaat kita sedang ada dalam sebuah pergumulan yang berat ditambah lagi posisi kita semakin terjepit maka sikap pasrah menyerah sudah tentu akan menjadi pilihan kita.


ini menunjukkan sikap iman yang mudah goyah terhadap persoalan-persoalan hidup yang kita jalani, padahal kita telah lupa dengan hakim Agung yaitu Yesus Kristus yang setia menemani kita,terkadang ”Doa” adalah hal  yang sering kita lupakan disaat kita sedang besukacita.


Begitu juga dengan kemalangan yang di hadapi terkadang pula ”Doa”menjadi alternatif untuk kita lakukan padahal semata-mata hanya ungkapan sementara supaya dilihat orang kita sedang berdoa atas pergumulan kita ironinya lagi semua dibungkus dengan berbagai kemunafikan (ada maunya) padahal yang sesungguhnya adalah benar-benar komunikasi terjalin dengan baik antara kita dengan DIA.


Lepas dari semuanya itu kita perlu bersungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan didalam Yesus Kristus atas segalah petaka yang menimpa tanah air apalagi kita di Sulawesi Utara dimana kemarin 22/1/2021 Kota Manado kembali diguyur hujan lebat dan mengakibatkan banjir sehingga merendam ratusan tempat tinggal warga.


Keluarga adalah lembaga dimana kita melatih diri untuk melakukan doa bersama,sehingga dari keluarga akan lahir  pribadi-pribadi yang berbuah untuk sebuah penginjilan doa dan menjadi jemaat yang taat untuk bersaksi,bersekutu dan melayani  demi kemuliaanNya.


Berefleksi dari firman saat ini kita serahkan perjuangan kita kepada DIA,sambil menjadi pendoa-pendoa kepada sesama termasuk keluarga kita ”jangan takut dan tawar hati”.Imanuel


Penulis-Abdi Ryan






Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update