Notification

×

Iklan

Iklan

Gmim Betel Pintukota Besar Laksanakan Ibadah Syukur Tulude Dengan Kesederhanaan

Senin, 01 Februari 2021 | 22.01 WITA Last Updated 2021-02-13T08:34:09Z

 

Pemotongan kue adat Tamo oleh Bpk Andris Limpong Foto bidikdot

Bidikdotcom Gereja Masehi Injili di Minahasa Jemaat Betel Pintukota Besar hari ini 1/2/2021 melaksanakan acara  Tulude dalam bentuk ibadah syukur  yang di pimpin langsung oleh Ketua BPMJ Pdt.Yansye Steifane Awondatu Tendean S.Th.


Tidak seperti dalam upacara resmi adat Tulude sebagaimana dilaksanakan oleh lembaga pemerintah atau komunitas masyarakat Nusa Utara pada umumnya yang di gelar dalam lapangan terbuka tetapi yang dilaksanakan oleh Jemaat Betel seperti ibadah pada hari minggu.


Baca Juga : Maurits Mantiri Hadiri Pesta Adat Tulude 2021 Dari Ormas Nusa Utara


Namun demikian tidak mengurangi makna dari pelaksanaan Tulude itu sendiri dimana menolak segalah hal-hal berkenan dengan kejahatan dan penyembahan-penyembahan kepada ilah-ilah lain.


Hal ini sejalan dengan Khotbah Pendeta Steifane Tendean yang diambil dari bacaan perenungan warga Gmim sepanjang minggu berjalan ini yakni Kisah Para Rasul 16 : 13-18.


Pendeta Steifane mengajak jemaat untuk bersyukur hanya kepada Yesus Kristus pemilik hidup dalam menghasilkan berkat Tuhan seperti Lidia yang dipakai Tuhan dalam usahanya karena mau membuka hati dalam kesungguhan ucap Ibu dua anak ini.


Pendeta Ifa panggilan akrab Pendeta Yansye melanjutkan khotbanya dengan mengatakan Jangan menyandingkan kehidupan gelap seperti tenung dan kuasa-kuasa diluar Tuhan karena kelak akan binasa.


Hanya kepada Gengghonalangi Mawu Ruata yang harus di puji dan dimuliakan ungkap istri dari Penatua Maxi Awondatu MPD.


Hal senada pun disampaikan oleh Bpk Andris Limpong yang dipercayakan untuk melaksanakan pemotongan kue adat Tamo yang sudah diramu dari berbagai jenis makanan yang di hasilkan alam sebagai berkat melimpah dari pada Tuhan.


Sang pemotong kue termadat tersebut mengatakan jangan tertuju kepada kegiatan seremonialnya


Tetapi lihatlah kepada Yesus Kristus yang sudah berkorban bagi umat manusia termasuk Jemaat Betel yang dipeliharaNya sepanjang tahun 2020 lalu.


Sejak dimulainya ibadah hingga saat pemotongan kue adat Tulude berlangsung sangat hikmat dan kusuk seluruh jemaat mengikuti dengan seksama dalam rasa syukur yang melimpah.


Selesai pemotongan kue adat Tulude Bpk.Andrid Limpong menyerahkan dua pasang bendera merah putih yang mewakili berkat melimpah dari jemaat untuk dijaga oleh hamba Tuhan Pendeta Yansye bersama suami.


Acara pun ditutup dengan nyanyian syukur bersama jemaat dan Pelayan  Khusus yang membuat lingkaran dipandu oleh Group Masamper Pria Kaum Bapa.


Beberapa jemaat sangat bersyukur meski dengan bentuk cukup sederhana namun khidmat dalam beribadah sungguh sangat terasa.


Baca Juga : Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis


Acara ini sendiri di sponsori oleh Pria Kaum Bapa Jemaat yang berkolaborasi dengan Wanita Kaum Ibu sehingga semuanya boleh berjalan sesuai dengan rencana. BPMJ setempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua unsur sehingga acara ibadah syukur Tulude 2021 boleh terlaksana.(bdc)


Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update