Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mendadak Jadi Miliarder Warga Desa Kawungsari Kuningan Banjir Tamu Asing

Rabu, 24 Februari 2021 | 15.03 WIB Last Updated 2021-04-10T00:33:01Z

 

Ilustrasi Gambar by pixabay


Bidikdotcom Warga Desa Kawungsari di Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan Jawa Barat menjadi viral sepekan terakhir ini dimana hampir seluruh warga desa ramai-ramai membeli kendaraan roda dua maupun roda empat dari berbagai merk.


Menjadi miliarder dadakan membuat warga desa Kawungsari tidak sepi dari pengunjung bahkan setiap harinya menurut pengakuan warga desa ada empat bahkan lebih orang asing yang datang kedesa mereka. orang-orang tersebut bukanlah saudara atau kerabat karena kedatangan para pengunjung ini tak satupun mereka kenal.


Para tamu tersebut merupakan sales dari berbagai perusahaan seperti dari otomotif maupun property dimana akan menawarkan produk kepada warga desa yang kebanjiran uang bak durian runtuh.


Diketahui warga Kuningan di desa tersebut mendapat hibah ganti rugi uang atas lahan mereka yang dibayar oleh pelaksana mega proyek pembangunan Waduk Kuningan.


Warga pun memanfaatkan pembayaran lahan mereka dengan membeli kendaraan bermotor dengan jenis roda dua dan roda empat, bahkan ada juga menggelar syukuran dan acara lainnya.


Uang yang diterima bervariasi banyaknya sesuai dengan ukuran tanah dari pemiliknya.


Ada mendapat bayaran 100 juta ada juga hingga 300 juta, dari pendataan pemerintah desa setempat sudah ada 300 kepala keluarga yang melakukan transaksi belanja kendaraan bermotor.


Data pembelian kendaraan bermotor ini menurut Kusto, Kepala Desa Kawungsari sebetulnya sudah dilakukan warga sejak 4-5 Februari 2021 lalu hanya saja baru tersiar kepublik pada pertengahan bulan ini itupun diketahui melalui postingan warga di sosial media.


Mereka penerima ganti rugi tersebut adalah para petani dan yang merantau ke Ibu Kota dan pemilik tanah lainnya di Kabupaten Kuningan tuturnya.


Mega Proyek waduk Kuningan pembangunannya telah dimulai sejak tahun 2013 lalu dan menurut pemerintah setempat sudah akan hampir selesai, hanya saja masih tersisa sekitar 3% pembangunan dan membutuhkan pembesasan lahan dari pemiliknya yakni warga desa Kawungsari (bdc)



.

×
Berita Terbaru Update