Notification

×

Iklan

Iklan

UCL: Barcelona Kalah Dari PSG Nasib Koeman Di Ujung Tanduk

Rabu, 17 Februari 2021 | 16.04 WITA Last Updated 2021-02-17T11:18:19Z

 

Pique menghadang Mbappe di UCL leg pertama 17/2/2021 Foto twitter@blaugrana

Bidikdotcom - Sport UEFA Champions League (UCL) puutaran 16 besar leg pertama mempertemukan Barcelona vs Paris Saint Germain (PSG) pada Rabu dini hari 17/2/2021 di Camp Nou. berlaku sebagai tuan rumah Messi dan kawan-kawan tak berkutik menghadapi duo cs PSG Neymar dan Mbappe,


Kemenangan meyakinkan dari PSG 1-4 atas  Barca pada pagi tadi menambah sederet tumpukan pekerjaan rumah mengecewakan dibawa kepelatihan Roenald Koeman. Barcelona menelan pil pahit yang memalukan setelah dibekuk lawan dengan skor cukup membanggakan


Baca Juga : Alami Tiga Kekalahan Beruntun, Liverpool Makin Jauh Dari Juara Premier League


Tiga gol dari Kylien Mbappe menit ke-32, 65, 85 dan satu gol Moise Kean menit 70 merupakan momok menakutkan bagi Gerrad Pique cs dibarisan belakang dan menorehkan dirinya sebagai pemain kunci menghentikan langkah tim catalan itu.


Satu gol Barca disumbangkan Messi pada menit ke-27 dari titik putih.


Pada tahun 2018 lalu saat PSG mengalahkan Barcelona dengan skor 5-0 tanpa balas dua diantaranya sumbangan dari pemain timnas Prancis itu, membuktikan bahwa Mbappe pemain berbahaya bagi Barcelona.


Atas kekalahan dalam pertandingan semalam pendukung Barcelona menjadi viral atas cuitan mereka di sosial media dimana meminta manajemen untuk memecat pelatih asal Belanda itu dengan alasan sejak kedatangannya di Camp Nou prestasi Barcelona kian merosot.


Atas desakan para pendukung Barca nasib Koeman berada di ujung tanduk dan jika ini terjadi maka Koeman adalah pelatih Barca di musim pertamanya yang tak memiliki prestasi.


Rumor pun beredar untuk mendantangkan mantan pelatih Barcelona Pep Guardiolla dan Luis Enrique.


Perjalanan panjang Barcelona sebagai raksaksa Spanyol menakutkan kini mulai pudar seiring performa sang mega bintang yang tak menunjukan kapasitasnya sebagai pemain berkualitas karena usia yang semakin lanjut, ditambah lagi tandem Messi di Barca saat ini tidak sekelas Suarez dan Neymar dan beberapa pemain lain yang sudah meninggalkan Camp Nou.


Pemain usia muda sebagai kontruksi Koeman untuk mengangkat prestasi Barca belum bisa memberi sumbangsi baik terhadap kemajuan klub malah sebaliknya kekecewaan akibat kekalahan beruntun membawa mereka semakin jauh dari zona juara musim ini.


Kegagalan Piala Super Spanyol diawal tahun 2021 ini cukup menjawab bahwa performa Barca benar-benar anjlok. kekalahan semifinal leg pertama Copa del Rey dari Sevilla semakin membuka jarak Barca untuk menjauh dari zona prestasi bahkan di La Liga peluang mengejar Atletico Madrid saat ini makin sulit sebab performa anak asuh Diego Simeone ada pada kelasnya.


Bila mantan pemain Barca itu ingin tetap bertahan di Camp Nou maka ia harus berusaha mengejar defisit kemenangan yang dialami bertubi-tubi dibeberapa pertandingan terakhir.


Baca Juga : Ivan Rakitic Tak Rayakan Gol Karena Kasih Sayang dan Rasa Hormat Untuk Barca


Performa Barca yang kian menurun membuka peluang Leonel Messi untuk pergi meninggalkan tim yang sudah 14 tahun dibelanya pada musim dingin ini. pergi dengan bebas tranfers akan semakin memberi peluang la pulga bergabung dengan tim Eropa lainnya.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update