Notification

×

Iklan

Iklan

Alasan Utama Seseorang Bertransaksi Online di Media Sosial

Minggu, 02 Mei 2021 | 09.40 WITA Last Updated 2021-10-05T14:45:09Z

 

Ilustrasi Gambar pixabay


Bidikdotcom Sosial Media telah menjadi market penting bagi para pengusaha apalagi mereka yang bergerak sebagai pebisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).


Tidak hanya menjadi tempat updating status, postingan foto maupun video, kini Sosmed tersebut telah menjadi tempat penghasilan pundi-pundi rupiah  yang disasar para pengguna market digital baik dari kalangan bawah hingga menengah keatas.


Di Indonesia sendiri kaum milenial menjadi pelaku utama penggunaan media berbasis sosial ini.


Ada beberapa alasan utama seseorang bertransaksi secara online di media ini karena dianggap sangat kompeten dengan situasi sekarang dimana masyarakat masih berhadapan dengan masa pandemi karena Covid-19 sehingga melakukan aktivitas transaksi atau belanja, sosmed-lah pilihannya.


Selain itu media ini tidak membuang tenaga berlebihan untuk mencari pelanggan, anda hanya dituntut punya skil dalam membangun bisnis yang dijalani tanpa pusing memikirkan modal usaha tambahan.


Berikut 5 Alasan seseorang bertransaksi online di sosial media :


Pelanggan Tak Terbatas - Di Sosial Media tidak memiliki batasan pelanggan mana saja yang akan menjadi bidikan utama anda, semua pengguna dapat melihat produk atau barang maupun jasa yang anda tawarkan baik itu diberanda maupun group-group bisnis yang anda ikuti.


Bahkan para pengguna sosmed sejatinya telah menjadi pelanggan yang secara tidak langsung dapat menerima maupun menolak produk yang anda tawarkan. Berbeda dengan pelanggan offline harus menunggu berjam-jam baru ada yang datang ke lapak anda.


Itu pun belum tentu ada yang membeli produk jualan tersebut tetapi jikaar di sosmed dari 10 orang bertanya 2 atau 3 diataranya akan membeli produk anda dengan catatan anda harus benar meyakinkan mereka bahwa produk tersebut berkualitas.

 

Bebas Kapan Saja - ini menyangkut waktu atau durasi, anda dapat melakukan transaksi dimana saja dengan pengunjung yang berminat membeli produk anda.


Mulai di rumah, kantoran, pasar, mall dan lainnya asal smartphone anda memiliki kuota yang cukup maka bisnis anda tidak akan terhenti oleh waktu baik itu dalam aktivitas kerja maupun liburan. 


Jaringan Luas - Facebook, Instagram, Whatsupp, Twitter memiliki pengguna yang hampir tersebar diseluruh penjuru tanah air baik dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote sehingga dengan jaringan luas ini memungkinkan produk yang anda tawarkan peluang marketnya makin terbuka.


Mendapat Sahabat Baru - Memang sejak mengaktifkan diri sebagai pengguna sosmed kita mencari pertemanan dimana area jangkauannya adalah orang-orang dekat disekeliling kita. Siapa sangka setelah memiliki usaha atau lapak dan bertransaksi kita memiliki sahabat dari berbagai daerah di Indonesia.


Bekerja Sesuka Hati - Anda tidak perlu berpikir sulit mengatur waktu pekerjaan anda sebab seperti dijelaskan diatas kapan saja ada bisa bekerja mulai senin hingga sabtu tanpa diatur atau dikendalikan orang lain karena anda sendirilah menjalaninya.


Transaksinya pun bisa langsung saat itu melalui akun sosmed maupun tatap muka sesuai perjanjian. itulah alasan seseorang berbisnis online di sosial media karena memiliki keuntungan yang cukup signifikan.


Meski demikian tidak selamanya bertransaksi online di sosial media mendantangkan kelebihan tetapi sebaliknya bisa menjadi jalan anda mendapat penipuan :


Berikut Kekurangan Bertransaksi Online di Sosmed


Muda di Tipu - Banyak para penawar produk maupun jasa mengambil keutungan dari media ini untuk melakukan penipuan sehingga bagi anda pengguna media ini dalam mejalankan transaksi janganlah menipu karena kelak anda akan di tipu bahkan akan lebih dari yang dilakukan.


Pemalsuan Produk - Jangan cepat percaya dengan merk ternama menjadi label sebuah produk yang ditawarkan sebelum anda benar-benar memastikannya  bahwa itu benar, kecuali produk tersebut telah anda kenal mulai dari perusahaan yang memproduksinya hingga personal memasarkannya.


Tidak Menggunakan Nama Asli - Jenis akun seperti ini perlu berhati-hati karena banyak kasus akun palsu sering melakukan penipuan dalam transaksi online di media sosial. Meskipun tidak semua akun yang tidak memakai nama asli adalah penipu.


Tetapi paling tidak anda memiliki kehati-hatian sampai berakhirnya traksaksi bisnis di jalankan sehingga tidap merugikan diri maupun uang anda.


Rekening Bersama - Model transaksi satu ini juga perlu kewaspadaan, rekening bersama (rekber) saat ini telah menjadi pilihan dan menjadi populer dalam bertransaksi dikalangan kaum milenial.


Jujur saya tidak tertarik dengan metode transaksi yang satu ini, saya lebih memilih langsung ke-rekening sendiri, meskipun ini tidak menjadi refrensi mengatakan "dont". sebab masih ada pebisnis online jujur menjalankan transaksinya.


Tentu semua ada pada tanggapan masyarakat tentang transaksi online sejauh mana melihatnya sebagai pemberi keuntungan dalam menjalankan bisnis. Meski ada yang menanggapinya secara miring terhadap penggunaannya sosial media telah menjelma sebagai tempat pemasaran terbesar produk-produk yang dijual secara offline.


Efek yang ditimbulkan dari penggunanya tentu kita sendiri menilainya kedepan, sebab diera modern ini jika hanya akan berfokus pada satu peluang saja sedikit akan membuat langkah sukses kita tersendat-sendat, sekiranya catatan ini bermanfaat.


deny/BDC

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update