HEADLINE NEWS

Iklan

Panah Wayer Kembali "Mengancam" Bitung

By On 21.40

Ilustrasi gambar editing by bidikdot

Bidikdotcom - Kota Bitung dihebohkan dengan aksi teror panah wayar yang yang menimpah salah satu pengguna jalan saat melewari depan area timbangan Wangurer pada Sabtu 4/9/2021.


Berita ini menjadi viral di media sosial lantaran istri korban bernama Yolanda Kapahese Mawirampakel mengeksposnya di salah satu grup ternama di Kota Bitung yakni Berita Bitung dan Team Tarsius Reskrim Polres Bitung.


Kejadian dialami korban sekitar pukul 18.30 dimana yang bersangkutan usai menjenguk mamanya dan hendak kembali ke Sagrat tapi secara tiba-tiba bagian kaki suaminya suda tertancap dengan "panah wayer".


Korban langsung dibawa istrinya ke Rumah Sakit terdekat dibantu oleh beberapa warga yang melihatnya.


Istri korban, Yolanda hanya bisa berpasra sembari mengatakan " torang nyanda dapa lia, deng torang nyanda mu dapa balas nanti Tuhan mu balas pa ngana lebeh dari yang ngana ada beking"


Kasus ini pun langsung dilaporkan kepada pihak berwajib dan pelaku sedang diburu oleh pihak Kepolisian.


Geliat kenakalan anak muda dengan menggunakan panah wayer sebagai senjata menyerang kembali beraktivitas padahal kasus penggunaan senjata berbahaya ini sudah lama tida terdengar.


Masyarakat pun sangat menyayangkan peristiwa penyerangan dengan senjata mematikan itu. dan berharap Polisi dapat mengungkap siapa dibalik aksi biadab tersebut.


Lewat komentar netizen di Facebook ada yang mempertanyakan aktivitas "Tim Tarsius Reskrim Polres Bitung" kenapa tidak lagi melakukan suiping atau patroli terhadap masyarakat yang dicurigai membawa senjata tajam apalagi pada malam hari.


Padahal mereka sangat dibutuhkan tutur beberapa masyarakat.


Diakui patroli dilakukan oleh Tim Tarsius dari Kepolisian khusus di Kota Bitung berhasil menurunkan kasus kejahatan dan sejak dini dapat diantisipasi semua tindak kejahatan atas aktivitas mereka di malam hari.


Inilah kemudian memunculkan pertanyaan masyarakat dan berharap Tim yang di pimpin oleh Polisi Angky Koagow dapat beroperasi seperti dulu agar Kambtibmas di Kota Bitung dapat terjaga kembali.


Jika aktivitas pembuatan panah wayer tidak di hentikan sejak dini maka bisa saja akan menjadi bola salju berbahaya seperti beberapa kasus kematian di tahun silam akibat serangan panah wayer.


deny/BDC

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Terjerat Kasus Narkoba

By On 22.03

 

Foto twitter @NRamadhani


Bidikdotcom - Artis cantik Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie terjerat kasus narkoba setelah penangkapan sopir pribadi mereka yang memberi keterangan.


Celebriti papan atas sekaligus model iklan produk-produk ternama NR ditahan di Polres Jakarta Pusat setelah mengaku bahwa dirinya sering memakai sabu bersama suami.


Melansir pemberitaan detikcom hari ini 8/7/2021 lewat pernyataan pers Kabid Humas Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan awal kasus kedua publik figur ini  berawal dari penangkapan sopir pribadi mereka berinisial ZN dan dari bersangkutan Polisi menemukan satu klip narkoba.


Pemeriksaan pun berlanjut ke rumah kediaman Ardi dan Nia di Kawasan Pondok Indah Jakarta Pusat dan Polisi menemukan alat hisap Sabu diyakini sebagai milik kedua pasutri itu.


Kasus penggunaan barang haram tersebut terus membayangi kehidupan para selebriti tanah air belum selesai kasus Anji kini  pengusaha sukses dari keluarga Bakrie group dan artis sukses yang merupakan suami istri melengkapi sederet catatan kelam publik figur yang diamankan pihak berwajib karena narkoba.


Dari pemberitaan media-media online bahwa Nia dan Ardi menggunakan narkoba karena setres dengan pekerjaan yang down akibat pademi Covid-19.


Nia terlebih dahulu ditahan oleh pihak kepolisian dan sore harinya Ardi suami Nia menyerahkan diri dengan mendatangi sendiri kantor Polisi.


Narkoba sudah merajalelah di Indonesia bahkan terkesan menjadi kebutuhan hidup dengan berbagai alasan saat di tangkap pihak berwajib. penggunanya pun hampir semua kalangan masyarakat mulai dari pihak Polisi sendiri anggota DPR, Pengusaha, Artis Pejabat Pemerintah hingga masyarakat paling bawa.


Saat ini pemasok barang haram pada Nia dan Ardi sedang di lakukan pengejaran oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.


deny/BDC

Usai Berkunjung Dari Rumah Teman Arthur Digebuk Kelompok Pemuda Yang Sudah Mabuk

By On 20.06

 

Ilustrasi gambar covesia

Bidikdotcom - Lembeh Kasus pengeroyokan tak berdasar kembali terjadi di seputaran Pulau Lembeh tepatnya di wilayah Kelurahan Paudean pada Minggu 14/2/2021 menimpah salah satu remaja berasal dari Pintukota bernama Arthur. Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 wita itu menghebohkan warga sekitar Paudean maupun Batulubang.


Arthur merupakan pelajar SMA 5 Bitung hendak berkunjung pada teman-temannya sesama pelajar di Kelurahan Paudean dalam rangka acara valentine day. usai acara korban pulang sekitar setengah lima sore kebetulan di Papusungan ia bertemu dengan temannya meminta tolong mengantarkannya ke Paudean.


Baca Juga : Hindari Hal-Hal Berikut Pemicu Pertengkaran Suami Istri


Selesai mengatar tamannya tersebut Arthur yang merupakan korban langsung pulang menuju Pintukota namun naas baginya saat perjalanan pulang ia dihadang oleh sekelompok pemuda asal kampung seho Kelurahan Papusungan yang sudah mabuk usai pesta miras dan menghentikan kendaraan dibawanya diatas gunung antara Paudean dan Batulubang serta langsung beberapa dari anak muda tersebut menghujani bogem mentah kearah tubuhnya.


Menyadari tidak akan mampu menghadapi kelompok tersebut Arthur berhasil meloloskan diri dan berlari menuju Paudean meminta bantuan.


Setelah dirumah warga para kelompok ini berhenti mengejarnya karena sudah dilerai oleh beberapa ibu-ibu saat itu.


Untuk memberi rasa aman kepada korban warga Paudean menghubungi keluarga Arthur di Pintukota untuk datang menjemputnya, namun orang tua korban langsung melaporkan kejadin tersebut ke Polsek Lembeh Selatan sekitar pukul 19.00 wita.


Dari keterangan kelompok anak muda yang sudah mabuk dan berhasil diamankan pihak kepolisian bahwa mereka mengira Arthur adalah anak muda dari Paudean yang memiliki masalah dengan mereka.


Ada 5 orang yang mengeroyok korban diantaranya Faizal residivis yang pernah hampir mencelekai Polisi Youngki Pinontoan 3 tahun lalu dan Veron, Tegar serta kedua rekan mereka lainnya. menurut Arthur ia tidak pernah punya masalah dengan siapapun termasuk orang-orang yang mengeroyoknya.


Dari keterangan warga Papusungan bahwa kelompok ini sering meresahkan warga, bahkan tak tanggung-tanggung melempari kantor kepolisian.


Dari hasil visum tim medis RSSW Angkatan Laut Bitung terdapat pembengkakan di area kepala korban dan tangan kanannya tidak bisa bergerak. Kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian Lembeh Selatan dan sementara melengkapi berkas berita acara.


Baca Juga : Mantan Walikota Bitung Dr Sinyo Harry Sarundajang Tutup Usia


Memiriskan, sebelum melakukan pengeroyokan pada Arthur kelompok ini juga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada gadis asal Kelurahan Mawali pada hari yang sama 14/2/2021. kasus ini juga sudah ditangani oleh pihak berwajib dan pasal berlapis siap menanti mereka. (bdc).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *