HEADLINE NEWS

Iklan

Arti Hidup di Tengah Wabah Virus Corona

By On 22.29

 

Ilustrasi gambar

Bidikdotcom - Hampir dua tahun sejak akhir 2019 wabah virus corona berhasil mengeksekusi setiap sudut kehdupan manusia dengan sempurnah.


Dunia berduka kehilangan segalahnya baik dari nyawa, harta, benda, bahkan kedudukan nyaris tidak luput dari terjangan badai mematikan yang secara kasat mata tidak terlihat adanya.


Indonesia menetapkan wabah corona pada Februari 2020 sebagai "pandemi berbahaya" dan mengancam keselamatan manusia.


Maka tidak ada jalan lain selain melakukan penghentian semua kegiatan yang berhubungan dengan jaringan banyak orang.


Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran, aktivitas melibatkan banyak orang dilarang karena dianggap dapat menciptakan klaster penyebaran baru mengisi setiap sudut perjuangan anak manusia.


belum lagi aksi jual beli di pusat-pusat perbelanjaan  ditutup dan semua serba beraktivitas dari rumah.


Seolah arti kehidupan bukanlah sebuah hal istimewah membawa kebahagian tetapi sebaliknya hidup telah menjadi sebuah ketakutan atas bayang-bayang pelarangan, pembatasan, penyekatan dan istilah lainnya asal tidak ada kerumuanan terjadi.


karena virus corona bisa menyerang kapan saja dan siapa saja tanpa memilih target kecil atau besar semuanya disasar tanpa pandang bulu.


Wajah aktivitas dunia sekejap berubah bagai mendung yang sebentar lagi akan turun hujan termasuk di dalamnya Indonesia merana dalam harapan ketidak pastian.


Mereka yang bekerja di garda terdepan untuk misi penyelamatan pun tidak luput dari serangan wabah mematikan ini.


Dari data Kementerian Kesehatan RI hingga Juli 2021 ada "1.459 tenaga medis" yang gugur dalam penanganan Covid-19.


Tetapi dilain pihak ada masyarakat yang ciut bahkan tidak peduli dengan ajakan menanggulangi bersama untuk memutus mata rantai penyebaran dari virus berbahaya tersebut.


Bahkan ada juga yang tak bergeming dengan angkah kematian virus corona yang telah mencapai 134 ribu Jiwa dengan kasus terkonfirmasi positif tembus 4 jutaan secara keseluruhan di Indonesia per 2 September 2021.


Kini babak baru telah di mulai, artinya hidup mulai ada secerca harapan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah di longgarkan pemerintah menjadi level 3,2, 1.


Masyarakat telah di ijinkan untuk melakukan aktivitas seperti sediakalah untuk mengembalikan geliat ekonomi warga yang porak-poranda akibat corona.


sektor penggerak ekonomi seperti UMKM, Pariwisata, pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan lainnya menyambut senang dan bangga atas keputusan pemerintah meskipun protokol kesehatan masih menjadi tema utama dari semua kegiatan tersebut.


Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah menjadi trending topik media-media offline maupun online sebab antusias pelaku pendidikan cukup menarik  perhatian publik atas rasa bangga dan harunya para guru dan murid menyambut sekolah segera dibuka. 


bahkan ada dari para guru tidak tahan menahan air mata mereka saat wawancara virtual dengan Presiden Joko Widodo.


Pemenuhan vaksinasi masih menjadi target pemerintah, agar semua murid maupun guru bahkan masyarakat Indonesia secara umum dapat menerima vaksin secara merata.


Lantas apa kesan istimewah atas hadirnya virus corona dimuka bumi ini termasuk Indonesia salah satunya? berikut uraiannya:


Pertama - Wabah Corona merubah sifat manusia yang sebelumnya lupa pada Tuhan kini berbalik 90 derajat memanjatkan doa, beribadah meski tempat-tempat ibadah ditutup.


yang sebelumnya super cuek, menganggap diri paling hebat, punya jabatan tinggi, memiliki harta benda melimpah dan tidak pernah kenal dengan manusia lainnya, kini terlihat lebih peduli, mengasihi, bahkan tidak sedikit harta dikorbankan dalam rangka membantu sesama.


Pola hidup sehat dimana sebelumnya dianggap sebagai slogan periklanan kini menjadi sifat dasar yang tidak terpisahkan dari seseorang. Makan harus cuci tangan pakai sabun, berjemur dibawa terik matahari, berolahraga dan sering membersihkan area rumah dengan disinfektan.


Kedua - Wabah Corona memberikan manfaat ekxtra dimana hampir 100% masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Marauke mengenal teknologi dari kelas smartphone.


Sebelumnya hampir separuh rakyat Indonesia tidak kenal apa itu virtual, daring, webinar, market digital dan jualan online. tetapi kini secara nasional masyarakat dibuat mengerti dengan hadirnya perangkat canggih smartphone untuk aktivitas dari rumah


baik itu kebutuhan belajar anak, pengurusan administrasi seperti Kartu Keluarga, KTP dan lainnya.


Program pemerintah menyambut era industri four poin zero (4.0) saat ini menjadi muda dan selangkah lebih maju dari yang ditargetkan, sebab hampir semua masyarakat Indonesia memiliki smartphone canggih baik lewat orang tua maupun anak-anak.


Ketiga - Wabah Corona memberikan dampak positif bagi perkebunan-perkebunan dimana sebelumnya sudah tidak terawat karena kesibukan pekerjaan yang mungkin waktu libur seseorang hanya ada pada hari sabtu dan minggu.


Saat ini perkebunan-perkebunan warga telah terawat dan ditanami berbagai jenis tanaman mulai dari sayuran, buah-buahan dan rempah-rempah seperti yang dilakukan oleh admin yang meulis artikel ini.


Tentu ini diluar dari mereka yang memang punya aktivitas berkebun, tetapi bagi mereka yang punya pekerjaan tapi terjadi PHK maka  salah satu alternatifnya adalah membersihkan lahan perkebunan.


Tetapi meski memiliki keistimewaan wabah corona menyisikan dan memberi pembatasan bagi seseorang dalam hal saling menyapa apa-apa saja itu berikut uraiannya.


Berjabat Tangan - Salah satu sifat dasar manusia Indonesia bila bertemu atau mengakhiri percakapan sebelum berpamitan akan berjabat tangan, namun ditengah pandemi berjabat tangan merupakan hal menakutkan dan sering di hindari, benar-benar memiriskan.


Bersin - Ingat tempoe doloe, bila seorang anak atau orang tua yang bersin maka itu dianggap  sebagai tanda syukur bahwa akan dilindungi Tuhan sehingga orang disamping yang melihat atau mendengar langsung menjawab selamat, umur panjang.


Namun ditengah pandemi corona seorang disamping mungkin akan menegur dengan kasar dan melerai jika bersin tidak langsung ditutup dengan telapak tangan, sungguh sifat hidup yang telah berbalik berbalik arah.


Menjaga Jarak - Ini lebih aneh! sebelum ada pandemi duduk menjaga jarak hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang saling berseteru, tetapi kini sesama anggota keluarga pun harus duduk menjaga jarak apalagi salah satu anggota keluarga dari beraktivitas diluar rumah.


Kesimpulan - Wabah virus corona benar-benar telah merubah segalahnya yang di miliki umat manusia  kini tinggal bagaimana manusia menyikapi siklus kehidupan yang sementara terjadi.


Ingat film 2045? dimana aktivitas tahun itu telah dirasakan dan dilakukan oleh manusia pada tahun 2011 meski aktivitasnya di tahun berjalan tersebut.


Mungkin juga manusia memprediksi wabah ini akan terjadi pada tahun-tahun yang akan datang tetapi faktanya wabah ini disaksikan hari ini.


Pertanyaannya apakah tanda-tanda akhir dari kesudahan zaman sudah dekat?


Tentu bagi kita yang beragama hanya kitalah yang akan merasakan atas perkenanan Tuhan yang kita yakini menurut ajaran dan keyakinan masing-masing.


Tetapi jika iya itu adalah tanda kesudahan dunia ini, maka corona telah memberikan kita arti hidup sesungguhnya, maka dengan itu berbuatlah semampu kita kebaikan selama kita masih diijinkan Tuhan bernafas hingga hari ini.


Sekiranya menginspirasi kita, Salam Sehat dari admin


deny/BDC

Benarkah Tanpa Komunikasi Anda Akan Berjalan Sendirian?

By On 12.48

Ilustrasi gambar FDP


Bidikdotcom Berangkat dari teori Multiple Intelligence, Howard Gardner dari Universitas Harvard menemukan bahwa seorang pemimpin memiliki “lingustic intelligence” (kecerdasan berbahasa). 


Artinya, seorang pemimpin dapat memakai bahasa, baik dengan kata-kata maupun tulisan, untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya. Memang tidak semua  pemimpin memiliki tingkat kecerdasan yang sama. Namun, kecakapan dalam berkomunikasi bisa diperoleh melalui proses belajar.


Winston Churchill memenangkan perang melawan tirani Jerman melalui proses komunikasi dengan rakyatnya. Satu hal yang tidak banyak diketahui orang tentang orator yang hebat ini adalah ternyata Churchill mengidap cacat bicara yang cukup parah pada masa kecilnya. 


Alih-alih menyebabkan patah semangat dan minder, Churchill justru mulai mempelajari Shakespeare dan Alkitab bahasa Inggris, King James  Version, dengan sungguh-sungguh.


Kisah Churchill menunjukkan betapa seorang pemimpin harus terus belajar berkomunikasi. Kunci keberhasilan seorang pemimpin dalam berkomunikasi adalah kejernihan pikiran dan kejelasan akan apa yang hendak disampaikan, bukan sekadar kalimat-kalimat indah yang tak jelas maknanya. 


Satu contoh yang dapat kita lihat, saat berkhotbah di bukit, Yesus menggunakan bahasa yang sederhana. Namun ketika  berbicara dengan Nikodemus, seseorang yang terpelajar, Ia menggunakan bahasa yang filosofis.


Bagi seorang pemimpin Kristen, kualitas komunikasi dengan Tuhan berperan penting dalam komunikasinya dengan sesama. 


Semakin dalam komunikasinya dengan Tuhan, semakin ia memahami apa yang Tuhan ingin ia perbuat terhadap diri, sesama, dan lingkungannya. 


Bila komunikasi dengan Sang Pencipta tidak berjalan lancar dan baik, komunikasi dengan sesama menjadi tidak efektif karena ia tidak bisa memahami  sesamanya. 


Banyak masalah yang disebabkan kegagalan seseorang dalam  berkomunikasi. Kesuksesan kepemimpinan, pekerjaan, dan hubungan-hubungan pribadi Anda sangat tergantung pada kemampuan Anda berkomunikasi. 


Orang takkan mengikuti Anda jika mereka tidak tahu apa yang Anda inginkan atau ke mana tujuan Anda. 


Anda dapat menjadi komunikator yang lebih efektif jika mengikuti empat kebenaran dasar berikut ini:


Sederhanakanlah Pesan Anda.  Komunikasi bukanlah sekadar soal apa yang Anda ucapkan, melainkan juga bagaimana Anda mengucapkannya. Kunci komunikasi yang efektif adalah kesederhanaan. 


Lupakanlah upaya mengesankan orang lain dengan kata-kata atau kalimat-kalimat yang canggih. Jika Anda ingin membina hubungan dengan sesama, utamakanlah kesederhanaan. Napoleon Bonaparte selalu mengatakan kepada para sekretarisnya, "Ayo yang jelas, yang jelas".  


Seorang eksekutif junior diundang untuk berbicara kepada orang banyak untuk pertama kalinya. Maka, ia pun mendekati pembimbingnya untuk meminta nasihat tentang berpidato yang baik.  


Kata pembimbingnya, "Siapkanlah pembukaan yang bersemangat, yang akan menarik perhatian seluruh hadirin. Lalu siapkanlah rangkuman serta penutupan yang dramatis, yang akan membuat orang jadi ingin bertindak. Lalu janganlah bertele-tele di tengah-tengahnya."


Pandanglah Lawan Bicara Anda.  Komunikator yang ulung berfokus pada lawan bicaranya. Mereka tahu bahwa tidak mungkin berkomunikasi dengan efektif kepada hadirin tanpa mengetahui apa pun menyangkut mereka.  


Sementara Anda berkomunikasi dengan orang -- entah secara individu atau secara kelompok -- tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan ini kepada diri sendiri. Siapakah pendengar     saya?  Apakah pertanyaan-pertanyaan mereka?  Apakah yang perlu dicapai?  


Dan berapa banyakkah waktu yang saya miliki?  Jika Anda ingin menjadi komunikator yang lebih baik, berorientasilah pada pendengar. Orang mempercayai komunikator ulung karena komunikator ulung itu pun mempercayai orang.


Tunjukkanlah Kebenaran.  Kredibilitas mendahului komunikasi yang hebat. Ada dua cara untuk menyampaikan kredibilitas kepada pendengar Anda. 


Pertama, percayalah kepada apa yang Anda ucapkan. Orang biasa akan menjadi komunikator ulung jika memiliki semangat keyakinan yang tinggi.  Jendral Lapangan Ferdinand Foch berkata, "Senjata yang paling ampuh di bumi adalah jiwa manusia yang berkobar-kobar." 


Kedua,     amalkanlah ucapan Anda. Tak ada kredibilitas yang lebih besar ketimbang keyakinan pada tindakan.


Tariklah Respons. Sementara Anda berkomunikasi, janganlah pernah lupa bahwa sasaran dari komunikasi adalah tindakan. Jika Anda melemparkan sejumlah informasi kepada orang lain, 


Anda bukan sedang berkomunikasi. Setiap kali Anda berbicara kepada orang lain, berilah mereka sesuatu untuk dirasakan, diingat, dan dilakukan. Anda pasti bisa.


Dari keseluruhan tulisan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa benar manusia tanpa komunikasi  ia seperti hidup seorang diri dan jauh dari interaksi bahkan terlihat seluruh aktivitas hidupnya mati. 


Jadi mari menjadi orang yang terbuka dengan menciptakan komunikasi toleran antar sesama ditengah kepelbagaian keragaman apalagi kepada Dia sang pencipta hidup dunia dan manusia.


Catatan ini disadur dari Penulis Jhon C. Maxwell dalam buku 21 Kualitas Kepemimpinan Sejati 


Apa Pandangan Kita Terhadap Uang

By On 12.42

 

Gambar uang pecahan kertas 


Bidikdotcom - Opini  Ungkapan yang tidak lumrah mengatakan seperti ini "Uang bukan segalah-galanya", tetapi dengan uang "Orang bisa melakukan segalahnya  pernyataan kuno ini masih menjadi bagian dari aktivitas manusia modern ini.


Tanpa uang orang tidak dapat memenuhi keinginannya mulai dari urusan dalam rumah, hingga luar rumah, belanja, traveling dan lain sebagainya melibatkan uang untuk menjalankan aktivitas tersebut.


Uang tidak dikenal sebagai alat pembayaran sah saja dari sebuah negara yang berkutat penuh terhadap roda perekonomian tetapi lebih dari pada itu uang sebuah manivestasi nyata dalam perilaku setiap kebutuhan yang terjadi dalam sendi kehidupan masyarakat global.


Peranan uang dalam perekonomian masyarakat sebagai gerakan yang tak terpisahkan dengan perilaku dan cara bersosial manusia dengan lingkungannya.


Itulah sebabnya kenapa uang menjadi sentral gerakan dari sebuah aktivitas ekonomi karena dengan uanglah peradaban sebuah negara terwujud bahkan sampai pada kelompok terkecil dapat mencapai kesuburan dan kejayaannya karena uang.


Lantas Bagaimana Pandangan Kita Terhadap Uang


Uang mencerminkan sebuah nilai kesejahteraan batiniah yang dalam konsep ekonomi sebagai nilai tukar dominan antar barang maupun jasa dalam rangka melengkapi kebutuhan satu sama lainnya sehingga terciptalah namanya sejahtera tadi.


Orang bisa berpandangan miring maupun elegan terhadap penggunaan uang sebagai harta dunia dalam memberi rasa  puas yang tak pernah terpuaskan.


Sehingga muncul literasi konsep uang dalam pengertiannya dari berbagai sudut pandang, mulai dari Agama, Sosial maupun Budaya serta lainnya.


Uang dapat menjadikan seseorang bisa kaya raya, sukses dan menuai kejayaan, tetapi sebaliknya juga uang dapat membinasakan seseorang mulai dari mendantangkan kematian hingga pada dijebloskannya seseorang dalam penjara.


Di Indonesia sendiri ada dua jenis uang yang beredar hingga hari ini. yang pertama berjenis pecahan kertas dengan nilai Rp 1000, 2000, 5000. 10.000, 20.000, 50.000, 75.000 (khusus hut RI ke-75) dan 100.000.


Sedangkan berjenis pecahan logam memiliki nilai Rp 50, 100, 200, 500 dan 1000


Masyarakat Indonesia bila di tanyakan siapa yang ingin memiliki uang yang banyak mungkin dari 10 orang, 7 diantaranya akan menjawab pasti ingin punya uang banyak.


Lepas dari konsep pandangan sederhana ini, naluri manusia pasti ingin punya uang meskipun dari segi mendapatkannya sangat relatif karena pastinya tidak semua bisa mendapatkan sesuai dengan yang diucapkan.


Telah disentil tadi bahwa uang bisa mengsejahterakan dan membinasakan. tentu pandangan ini tergantung pada seseorang yang menjalankannya melihat seperti apa uang yang dimilikinya mendantangkan kesejahteraan bagi dirinya serta orang lain ataukah tidak.


Sebab banyak orang salah menilai pengertian uang dari segi penggunaannya padahal fungsi uang memiliki kegunaan lebih dari fungsinya sebagai nilai tukar. Jika uang dipandang dari segi penggunaannya mendatangkan kesejahteraan baik pribadi maupun  banyak orang disinilah kedudukan uang sebagai alat pemberi kesejahteraan.


Sebaliknya jika uang digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan seperti korupsi, persengkongkolan, manipulasi sogok serta kejahatan lainnya maka nilai dan fungsi uang mendantangkan kesejahteraan pasti hilang.


Dari catatan sederhana ini tentang uang kesimpulan saya


Pertama,  bahwa uang tidak sebatas berfungsi sebagai nilai tukar saja tetapi lebih dari pada itu mendantangkan kesejahteraan bagi kehidupan banyak orang.


Kedua, Uang bukan saja sebagai alat pemersatu bangsa tetapi lebih dari pada itu dapat membangun toleransi antar sesama umat.


Ketiga, Uang tidak sekedar menjadikan seseorang kaya, maksudnya bukan memperkaya diri sendiri tetapi juga uang memberi kekayaan naluriah bagi seseorang yang terbantukan dengan pemberian uang karena beban dari segi ekonominya bisa diringankan.


deny/bdc







Corona Sebagai Bencana Nasional atau Masalah Sosial?

By On 12.07

 


Bidikdotcom Menapak kilas balik kehadiran virus Covid-19 yang menerjang hampir di seluruh dunia sejak akhir 2019 lalu, virus ini menyerang saluran sistem pernapasan manusia secara instan dengan menimbulkan gejala ringan hingga akut bahkan banyak orang yang mengidap penyakit ini tanpa gejala murni atau disebut Asimptomatik. 


Sebagian masyarakat lainnya tak percaya akan bahaya yang ditimbulkan dari virus ini. Mereka beranggapan bahwa virus ini adalah konspirasi yang semata-mata bertujuan untuk menakuti-nakuti.


Masyarakat ini kemudian menyimpulkan sedemikian mungkin bahwa virus corona ini tak berbahaya bagi mereka tanpa mengetahui terlebih dahulu :


Apa itu Virus Corona?

Virus corona ( Covid-19 ) adalah jenis virus mematikan yang menyerang organ pernapasan seperti flu, infeksi paru-paru yang diderita pasien seperti gejala pneumonia. Virus corona awalnya ditularkan dari hewan ke masyarakat di Kota Wuhan, China. Kemudian virus ini menyebar ke seluruh dunia dengan cepat hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun.


Bagaimana Virus Corona bisa menular?

WHO menyebutkan bahwa virus corona bisa menular melalui percikan cairan yang keluar pada mulut seseorang saat mereka terinfeksi batuk, bersin ataupun ketika saat mereka berbicara. Namun, virus corona juga bisa menular melalui bagian tubuh lainnya seperti ; Berjabat tangan, memegang mata ataupun mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. 


Apa Bahaya yang ditimbulkan Virus Corona?

Bagi masyarakat yang bersikeras menganggap bahwa virus corona tak berbahaya, miris pada kenyataannya, Virus ini dapat menimbulkan kematian sekejap tanpa pandang bulu. Lihat saja angka kematian yang setiap harinya bertambah bahkan total kematian di seluruh dunia hampir mencapai 1.73 juta jiwa belum lagi jika setiap harinya angka ini bisa terus bertambah.


Selain itu bahaya bagi pasien yang mengidap virus ini adalah indera pengecap yang semakin berkurang. Dikutip dari halo doc yang menerangkan bahwa " dampak lainnya jika seseorang telah terjangkit virus ini ialah cenderung mengalami kerusakan paru-paru karena gangguan pada pernapasan akut ". 


Seperti apa gejala virus corona?

Umumnya gejala ringan virus corona dirasakan seperti gejala flu akan tetapi dalam waktu kurang dari 24 jam, gejala virus corona melebihi dari penyakit flu pada umumnya. Gejala virus corona yang dirasakan adalah :

A. Demam

B. Kepala pusing

C. Mudah lelah

D. Kehilangan nafsu makan

E. Batuk

F. Sesak nafas

G. Sakit Tenggorokan

H. Kehilangan indera penciuman

I. Kehilangan indera pengecapan

J. Mual atau muntah

K. Hidung tersumbat


Akan tetapi kamu perlu memeriksa ke klinik terdekat untuk mengetahui lebih rinci gejala penyakit apa yang sedang kamu derita jika kamu mengalami salah satu gejala di atas.


Bagaimana antisipasi pencegahan virus corona?

Mengantisipasi penyebaran virus corona sangat mudah dilakukan oleh masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan. Berbagai anjuran pemerintah pun telah ditetapkan misalnya menerapkan lock down untuk memutus rantai virus agar tak semakin luas.


Selain itu pencegahan lainnya yang bisa dilakukan ialah :

1. Pencegahan diri dengan Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga jarak 

(  Physical Distancing )

2. Tidak menyentuh apapun ketika menaiki kendaraan umum.

3. Menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna.

4. Memakai hand sanitizer setelah melakukan banyak aktivitas menggunakan tangan.

5. Pergi keluar rumah seperlunya saja dan hindari kerumunan.


Dari kelima informasi tersebut perlu ditekankan oleh masyarakat agar mereka tak salah mengartikan tentang kehadiran virus ini.  Sebagian lain masyarakat juga beranggapan bahwa virus corona merupakan teguran untuk menyadarkan bahwa mencintai diri dengan menjaga kesehatan itu sangatlah penting.

Tapi masih dalam tanda tanya di benak kita semua, Apakah corona dapat dikatakan sebagai bencana nasional atau masalah sosial?


1. Corona sebagai bencana nasional

Menurut opini saya, Virus corona merupakan penyakit buatan yang berasal dari manusia dan virus ini sengaja diciptakan untuk kepentingan golongan suatu negara. Virus corona bukanlah suatu bencana nasional melainkan skenario yang sengaja dibuat untuk merugikan banyak pihak bahkan hampir seluruh dunia.


Mengapa opini saya mengatakan seperti itu? Ya, Virus corona sengaja diciptakan sekaligus menciptakan penyembuhnya berupa vaksin. Vaksin kemudian dikembangkan oleh negara yang menciptakan virus ini lalu menjualnya ke negara lain yang terjangkit. Lalu apakah itu bukan sebuah kepentingan bisnis? 


Sementara jika virus corona dikatakan sebagai bencana nasional, Mengapa harus seluruh dunia terjangkit virus ini? Mengapa bukan hanya Indonesia saja? dan Mengapa tak ada satu negara yang benar-benar pulih dari virus corona meski satu negara yang membuat virus ini belum sepenuhnya pulih?


Opini saya mengatakan bahwa " Ya ", Virus corona dapat dikatakan sebagai bencana nasional karena pemerintah mengharapkan seluruh rakyatnya untuk bergotong-royong dengan menumbuhkan kesadaran diri mentaati protokol kesehatan yang telah dibuat agar pertambahan kasus tak bertambah setiap harinya. Tetapi pada kenyataannya, Apakah semua itu terealisasi dengan baik?


2. Corona sebagai bentuk masalah sosial

Selain menularkan penyakit, Virus corona menciptakan masalah kesenjangan ekonomi dan sosial pada tiap ratusan juta warga negara yang terdampak. 


Bagaimana tidak? virus ini memberikan dampak negatif yang luar biasa dalam sektor ekonomi contohnya saja :


1. Kehadiran virus corona membuat pengiriman sejumlah bahan baku produksi tersendat.  Akibatnya banyak perusahaan yang gulung tikar akibat proses pengiriman barang ke negara lain tidak mendapat perizinan.


2. Berbagai perusahaan kesulitan menjual hasil produksi kepada konsumen karena banyak masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja di tengah pandemi. Ini menyebabkan nilai daya jual beli turun hingga mencapai 72%.


3. Virus corona menyebabkan seluruh dunia mengalami resesi ekonomi yang membuat pertumbuhan ekonomi sulit diproyeksi.


Sedangkan dampak masalah sosial akibat virus corona yang masih terus berlangsung ialah :


1.  Kehadiran virus corona membuat negara di seluruh dunia mengucurkan lebih banyak dana untuk pembangunan rumah sakit, biaya kesehatan seperti dokter dan perawat serta stok obat-obatan yang memadai untuk merawat pasien yang terjangkit. 


2. Sekolah dan rumah ibadah ditutup akibat efek lock down yang belum kunjung usai.


3. Melemahnya sektor pariwisata karena banyak tempat wisata ditutup sementara  akibat pandemi virus corona yang masih belum berakhir.


6. Angka kematian dan Kemiskinan semakin bertambah setiap harinya.


7. Pelaku tindak kriminal semakin meningkat, salah satunya adalah dengan memanfaatkan masa pandemi sebagai langkah untuk melakukan korupsi bantuan sosial.


Setelah kita semua tahu bahwa virus corona sangat mengancam jiwa dengan menyebarkan virusnya melalui berbagai macam cara. Virus corona mampu menyebarkan virus dalam jarak 2 hingga 3 meter dari pasien yang terjangkit. Selain itu Virus corona hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk menularkan virus ini melalui partikel aerosol.(dw)


BDC


Kenapa Selingkuh Sering Berujung Maut!

By On 14.33

 

Ilustrasi gambar perkawinan dalan janji suci kadang dikhianati sumber pixabay
editing bidikdot

Bidikdotcom Tidak selamanya perkawinan berujung manis banyak orang menyampaikan doa mereka kepada sahabat atau pun keluarganya saat perkawinan di langsungkan dengan berbagai ucapan. 


Ada ucapan familiar sering kita kepada mereka yang sedang berbahagia karena telah menikah yakni "selamat berbahagia hingga kakek nenek" ungkapan ini tidak asing lagi bagi kita dimana ini selalu di alamatkan kepada mereka baru saja menikah.


Ikatan perkawinan sah bila dinyatakan secara hukum oleh dinas pencatatan sipil daerah masing-masing di mana telah diatur dalam UU Perkawinan No 16 Tahun 2019 sebagai revisi dari UU Perkawinan No.1  Tahun  1974 dimana salah satu pasalnya 28B menyatakan bahwa :


Baca Juga : 4 Hal Sederhana Dalam Hidup Berumah Tangga Baru Menikah 


setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah serta Negara menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi".


Tetapi selaras dengan apa yang telah di atur dalam Undang-Undang di Negara ini maka perkawinan sah adalah mereka sebagai pasangan suami istri telah di teguhkan dan di akui dalam hukum agama menurut keyakinan dan kepercayaan dari agama tersebut. 


Maka sejogjanya sebagai pasangan suami istri layak menghargai dan mempertahankan perkawinan sebagai nilai suci diakui agama dah hukum di negara ini.


Namun hal in sering bertentangan saat pasangan suami istri dalam proses rumah tangganya salah satunya melanggar akidah dan pengakuan 2 komponen utama tadi karena berbagai pandangan modern yang sebetulnya tidak mendidik hidup berumah tangga.


Judul bahasan kita kali ini tentang "Selingkuh" di saji dalam bentuk pertanyaan "kenapa selingkuh" padahal itu membahayakan dan melanggar 2 komponen pengakuan tadi dari hukum maupun agama. 


Apa Membuat Seseorang Selingkuh dan Tidak Setia Dalam Rumah Tangga Serta Keluarganya? 


mari kita bahas dari sudut pandang bidikdotcom

1. Ekonomi

Peran ekonomi dalam kehidupan berumah tangga sangat krusial seseorang bisa meninggalkan pasangannya maupun keluarganya hanya alasan isi perut. 


Rasa tidak mencukupi dalam kebutuhan seseorang setiap hari akan membuatnya daun dan akhirnya tergoda dengan orang lain dengan latar belakang  kehidupan ekonomi berlebihan meskipun ia telah berumah tangga.


2. Watak (Perangai)


Bawaan seseorang atau salah satu pasangan dengan perangai kasar dan otoriter akan membuat pasangannya lari dan memilih jalan selingkuh dengan tidak lagi memperhatikan dua hal penting dalam pengakuan mereka saat berlangsungnya perkawinan. 


Watak kasar akan membuat pasangan lainnya kadang meninggalkan pasangannya tanpa memberi alasan-alasan mendasar.


3. Kenangan Indah 


Memori Indah bersama mantan pacar bisa memicu seseorang melakukan perselingkuhan baik mantan tersebut masih bujangan atau sudah berkeluarga. 


Sebabnya jika pasangan suami istri sudah menjalani bahtera rumah tangga harus mengubur dalam-dalam memori dengan mantan kekasih. 


Disinilah fungsi keterbukaan antara kedua pasangan tersebut dan membangun komitmen menurut ukuran mereka bukan tergantung pada orang lain.


4. Styles 


Gaya hidup pasangan sendiri kadang  menjadi ukuran bagi pasangan lainnya seperti seorang istri tidak mampu berdandan sesuai dengan selera suaminya atau sebaliknya istri kadang menilai suami seperti orang kolot dan kuno dalam hal styles dan sering terpengaruh dengan orang lain memiliki kelebihan dalam berdandan sehingga hal ini juga memicu terjadinya perselingkuhan meski potensinya kecil.


5. Memberi Kesempatan


Dalam pergaulan di lingkungan atau diluar lingkungannya sendiri kadang seorang yang sudah berumah tangga tidak dapat membatasi diri untuk bergaul dan tidak menyadari bahwa ia sudah berumah tangga  apalagi 4 poin bahasan diatas terpenuhi dari orang tersebut seperti jika ia seorang istri membiarkan tangannya dipegang lelaki lain, 


menerima pemberian dalam bentuk apapun walau bersangkutan sudah mengetahui bahwa itu sebuah modus dan ini akan membahayakan kelangsungan bertahannya rumah tangga karena memberi kesempatan.


6. Sosial Media


Menjamurnya kepemilikan gawai di era ini atas penggunaan sosial media sering membuat pasangan suami istri rentan melakukan perselingkuhan bila tidak bijak menjalankannya. 


Apalagi jika pasangannya gaptek terhadap teknologi maka akan terbuka lebar hal-hal tidak diinginkan dalam berumah tangga  untuk dilakukan pasangan suami maupun istri.


Itulah ke enam poin pemicu pasangan suami istri dapat melakukan niat tidak setia bagi pasangannya untuk melakukan selingkuh. 


Lalu bagaimana tanggapan pasangannya jika mengetahui istri atau suaminya menghianati janji suci mereka saat perkawinan.


Dari berbagai kasus yang terjadi berselingkuh sering diakhiri dengan"maut" seseorang atau pasangannya  tersulut amarah dengan emosi meluap-luap mengetahui suami atau istrinya berselingkuh dengan orang lain dengan tidak lagi melihat bahwa janji suci tersebut harus mereka jalani hingga akhir hayat bersama dengan anak serta cucu bahkan keturunan selanjutnya. 


Khusus di Kota Bitung tahun 2020 ini ada dua kejadian tragis terjadi dari hasil perselingkuhan, yakni suami dari istri menghabisi nyawa selingkuhannya dengan sadis dan tidak manusiawi masing-masing bulan April di Pulau Lembeh dan 29 Oktober di Pelelangan Aertembaga. 


Sangat mengerikan memang bagi yang bersangkutan sudah membunuh karena sulutan emosi sesaat sebenarnya menyadari bahwa itu bukan sebuah solusi. 


Baca Juga : 10 Pahlawan Sosial Dalam "Dunia" Kerja Kurang Disorot Media


Bagi yang menyelingkuhi istri orang pun menyadari bahwa ia telah menodai komitmen pengakuan hidup suci mereka dan yang menjalankan perselingkuhan tersebut bila 6 poin diatas tidak terpenuhi dalam hidup berumah tangga seharusnya di cakapkan dengan penuh santun dan kasih sayang untuk mencari jalan keluar sehingga janji suci dapat dipertahankan hingga kakek dan nenek. (bdc)

Apa Yang Anda Lakukan Jika Berusia 40 Tahun Hari Ini

By On 13.52

 

ilustrasi gambar oleh pixabay


Bidikdotcom Sebuah pertanyaan menggelitik dan dianggap lucu bagi mereka yang kurang memahami masa depan atau menuju hari tua seperti judul bahasan ini "tindakan apa kira-kira jika seseorang telah berusia 40 tahun hari ini". 


Memang seberapa penting dan keharusan apa bila seseorang sudah ada di usia ini toh yang menjalaninya adalah pribadi bersangkutan bukan orang lain.


Pernyataan yang benar karena akan menjalani masa hidup seseorang adalah pribadinya tetapi tidak ada salahnya jika seseorang merencanakan sesuatu berunjung manis dimana ia sudah berusia 40 tahun bahkan akan dilewatinya setelah itu.


Menurut beberapa pakar kesehatan dan ekonomi bahwa usia 40 tahun adalah usia dominan seseorang menginjakan kakinya pada puncak kesuksesan baik lewat karir secara personal maupun dari segi pekerjaan yang di tekuni. sebab banyak insan sukses di usia ini namun gagal mempertahankan kesusksesannya setelah ia berusia 60 tahun dan memasuki masa lanjut usia.


Sehingga perlu untuk dipersiapkan rencana sukses hingga hari tua bukan hanya sampai pada usia produktif namun hingga hari tua kedepan.


Lantas bagaimana memulainya sementara semua yang diinginkan sudah ada di genggaman apalagi yang perlu di cari jika semua bentuk keinginan dari segi harta telah terpenuhi. 


Sebenarnya tidak perlu sesuatu yang wow untuk memulai perjalanan baru dalam karir serta pekerjaan setelah usia 40 tahun tetapi hal-hal sederhana saja sudah cukup untuk memberi modal bagi kita agar tetap menjadi orang sukses hingga masa tua.


Berikut beberapa hal sederhana perlu disiapkan jika hari ini anda sudah berusia 40 tahun dan segera akan melewati usia tersebut.


Pola Makan- Di sadur dari berbagai sumber  bahwa seseorang bila sudah masuk usia kepala 40-an maka yang pertama harus di perhatikan adalah pola makan, sebab usia ini rentan dengan serangan penyakit berbahaya meskipun terlihat ringan seperti asam urat, diabetes, darah tinggi, jantung, kolestrol dan pegal-pegal hingga kesemutan akut.


Beberapa penyakit ini di hasilkan dari cara mengkomsumsi makanan tidak sehat dan sering di imbangi dengan komsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. kemudian suka membuat makanan-makanan olahan sendiri tanpa memperhatikan higinis dan sanitasinya.


Istirahat Yang Cukup - Hal kedua perlu di lakukan jika sudah berada di usia 40-an adalah optimalkan waktu istirahat secara teratur sebab tenaga saat usia 20-30 ke-enerjikannya berbeda dengan usia dalam bahasan saat ini sebab kadang rasa lelah yang sangat sering menyerang seseorang 


walaupun ia sementara santai, ini di akibatkan oleh tubuh yang di forser pada usia produktif  yang rasa kelelahannya kurang dirasakan nanti akan sangat terasa setelah menjalani usia 40-an bahkan lebih.


Makanya bila aktifitas pekerjaan di kantoran atau ditempat kerja lain bila belum diselesaikan maka tidak perlu untuk dibawa kerumah sebab dirumah adalah tempat melepaskan kepenatan dari hiruk pikuk pekerjaan yang menyibukan. 


Tetapi jika hal ini anda paksakan untuk dilanjutkan di rumah maka rentan penyakit kronis siap menyerang anda bahkan bisa mengakibatkan stres berkepanjangan


Hentikan Komsumsi Minuman Alkohol - Hal ini sudah di sentil pada poin pertama tadi bahwa seseorang berada di usia 40-an khususnya bangsa laki-laki maka mengkomsumsi minuman beralkohol harus dihindari dan jika bisa di hentikan penggunaanya sejak dini akan membantu mengurangi berbagai penyakit yang akan masuk ketubuh.


Sebab bila seseorang sudah memiliki riwayat sakit asam urat atau kolesterol dan masih tetap mengkomsusmsi jenis minuman beralkohol apalagi yang namanya oplosan maka akan sangat rentan dengan serangan berbagai penyakit dan akan sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh seseorang.


Kembali ke Keluarga - Bila anda seorang pekerja yang super sibuk dan jarang memiliki waktu dengan keluarga usia inilah yang pas untuk anda lakukan kumpul-kumpul dengan keluarga anda. sebab bila kita kembali pada posisi dan tanggung jawab sebenarnya maka otak kita semacam di refresh dan ini akan menjadi sebuah perubahan besar dalam menjaga kondisi kesehatan meski di usia 40-an


Maksudnya adalah bila kita seorang ayah kembalilah kepada peran kita sebagai seorang imam dalam keluarga sebaliknya sebagai istri menjadi tiang doa penyangga keluarga dimana selama bertahun-tahun keluarga terabaikan karena pekerjaan dan ini akan memberi stamina serta ispirasi yang membahagiakan dan akan terhindar dari namanya setres.


Kesibukan Rumahan - Perbanyak kesibukan dengan anggota keluarga didalam rumah anda apalagi bersama anak-anak. Anda bisa buat kebun kecil di pekarangan atau bila memiliki area kebun bisa dikelolah dengan ditanami berbagai jenis buah-buahan atau sayuran dan sejenisnya sehingga keakraban akan semakin terjalin antara satu dan lainnya sebab selama bekerja suasana seperti ini mungkin jarang dan tidak pernah anda alami sebelumnya


Atau jika rumah anda dekat dengan pantai bisa mengajak keluarga anda pergi ke pantai sambil main-mainan dan lupakan pekerjaan anda yang pernah membawa anda menjadi seorang super sibuk. ini akan menambah daya tahan tubuh karena terjadi semacam kamuflase dan otak kita tetap fresting.


Menghemat - Salah satu cara bila anda sudah berada di usia ini maka penghematan secara ekonomi perlu anda perhatikan sebab jika penghematan diluar kontrol anda maka bisa saja dikemudian hari anda tidak memiliki apa-apa. makanya lakukan pengeluaran menurut kebutuhan yang ada, bukan karena keinginan sebab kedua hal ini sangat bertolak belakang dengan cara bila penghematan dimana itu sementara diterapkan sehingga kita tetap sukses di hari tua. 


Bagi yang masih merokok saatnya mengurangi pengeluaran untuk membeli rokok bahkan jika bisa dilakukan berhenti untuk merokok sebab salah satu pengeluaran membengkak dalam urusan penghematan adalah biaya rokok. 


Memang diakui jika berhenti merokok bukan berarti anda akan menjadi orang kaya atau bertambah secara materi tetapi paling tidak ada tindakan kesadaran menjaga kesehatan hari ini dan nanti serta  upaya penghematan dapat di lakukan secara maksimal.


Tabungan - Yang perlu anda lakukan jika sudah berusia 40-an adalah punya tabungan di hari tua. bila saat ini anda sudah tidak lagi bekerja karena pandemi covid-19 dan memiliki simpanan lewat BPJS tenaga kerja yang belum dicairkan, maka upayakan hindari dulu untuk mencairkannya jika tidak ada kebutuhan mendesak.


Sebab simpanan ini bisa menghandle bila suatu kelak keluarga atau pribadi kita mengalami sakit dan harus dirawat inap. memang tidak semua orang menginginkan akan sakit tetapi bila itu tiba-tiba terjadi dalam hidup kita maka kita tidak akan kelimpungan mencari pinjaman sana atau sini untuk biaya pengobatan karena sudah mengantisipasinya.


Ketujuh hal diatas dapat menjadi refrensi anda bila sudah berusia 40 tahun dan akan menjalaninya diusia selanjutnya. sebab takaran kesehatan yang sering diambil contoh adalah usia 40-an. kalau anda ikut acara kesehatan disalah satu stasiun televisi swasta (metro tv) ada penyakit yang selalu dibahas yakni gula darah dan serangan paling utama ketubuh manusia adalah usia 40-an keatas.


Sehingga polarisasi hidup sehat di usia ini benar-benar diperhatikan dengan serius jangan menganggap enteng dengan apa yang telah kita punya hari ini kuat, sehat dan punya harta benda padahal kita tidak tahu apa yang akan terjadi kemudian dalam diri kita.


Catatan ini bukan sebuah pemaksaan terhadap tingkah laku seseorang untuk menjalankan apa yang tidak di inginkannya tetapi yang di inginkan sehingga bahasan ini akan sedikit membantu bagi mereka yang benar-benar respek saat memasuki usia senja. Tetapi semua kembali ke diri masing-masing mana yang terbaik untuk diputuskan. 


Bukan hanya beberapa hal diatas menjadi uraian penjelasan bila seseorang sudah berada di usia 40-an tetapi juga ada berbagai hal mungkin bisa anda lakukan sebagaimana yang dialami setiap hari ini hanya sebagai rujukan bagaimana kita menghargai hidup bila sudah berada pada titik dimana kita akan kembali pada sifat alami manusia yakni lemah dan terbatas.


Deny/bdc


loading...

30 Tahun Kota Bitung Dalam Pembangunan

By On 15.00

  

Pelabuhan Kontainer Bitung Foto bidikdot

Bidikdotcom Perjalanan Sejarah Kota Bitung mulai berdirinya hingga hari ini tidak lepas dari peran para pemimpin dalam menghadirkan perubahan dan legitimasi teritorial hingga pada status hukum dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat  atau komunitas sosial dalam keseimbangan mendapatkan keadilan, kesetaraan dan bentuk moral kehidupan sebagaimana dalam falsafa kebinekaan dan UUD 1945.

Kota Bitung bukan hanya tentang siapa didalamnya tetapi juga tentang sejauh mana orang dari luar melihat secara menyeluruh kontribusi atau peran masyarakat dan pemerintahnya terhadap bangsa dan negara dari semua aspek kehidupan yang seimbang. sehingga akan nampak jati diri dan kekhasan sebuah daerah dalam menjalankan dan mempertahankan cita-cita luhur para pendahulunya.

Baca Juga : Hut Kota Bitung Ke 30 Tanpa Festival Dan Pengucapan Syukur

Kini kota yang sering di sebut dengan Kota Cakalang telah memasuki usia ke 30 tahun dalam sejarah pemerintahannya setelah di tetapkan Pemerintah Indonesia dari Kota Administrasi menjadi Kota Madya pada 10 Oktober 1990 oleh Menteri Dalam Negeri Rudini pada masa Pemerintahan SH Sarundajang.

Berbagai perubahan telah dirasakan oleh seluruh masyarakat dengan multi kultur sosial yang di jalani penuh kedamaian dan kerukunan dalam tatanan kehidupan penuh keharmonisan.

Seiring berjalannya waktu Kota Bitung telah menjadi Kota strategi ekonomi pasifik dengan hadirnya pelabuhan kontainer sebagai penggerak ekonomi dari berbagai komoditi pangan, kerajinan kreatif dan  bisnis pengolahan ikan serta usaha-usaha lain dengan memakai jasa pelabuhan yang di resmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

Meski keberhasilan ini masih perlu di tinjau lagi sejauh mana respek positif terhadap perkembangan dalam peningkatan ekonomi masyarakat menengah kebawa atau UMKM dan petani musiman secara khusus. sebab bila melihat catatan negara-negara Asia Tenggara lain dimana ada beberapa daerahnya menjadi area bongkar muat atau di jadikan sebagai pelabuhan kontainer maka tingkat ekonomi warganya akan meningkat bukan sebaliknya menurun.

Di lansir dari CNBC news salah satu pelabuhan teramai keempat di Tiongkok, Guangzhou memiliki tingkat keramaian bongkar muat barang sangat signifikan setiap harinya dan memiliki efek cukup baik dalam membantu perekonomian warganya khususnya para petani sayuran, seafood dan kerang-kerangan untuk dibawa ke Eropa Timur.

Hadirnya pelabuhan kontainer di Kota Cakalang hingga hari ini dalam aktifitasnya belum dapat mendongkrak pengaruh pertumbuhan ekonomi secara signifikan bagi para petani atau para pelaku UMKM yang memiliki usaha yang dapat di andalkan di  pasar global. area ini terlihat hanya mereka dengan kantong tebal dan pebisnis yang memiliki kedekatan dengan pemerintah.

Padahal bila di telisik lebih dalam komoditinya berasal dari para petani atau para pelaku usaha kecil menengah. seperti contoh pengolahan ikan kaleng bahan ikannya dari para pemilik Pambut dan Pajeko namun disayangkan harga ikan sangat murah padahal nilai ekspor dari ikan tersebut melebihi dari yang diperkirakan.

Meski di akui beberapa pilar penunjang hampir terpenuhi di sepanjang 30 tahun ini mulai dari jalan raya dan infrastruktur lain telah dirasakan sangat signifikan perkembangannya.  khusus buat warga Pulau Lembeh boleh menikmati jalan lingkar lembeh dimana telah menghubungkan antar kampung di seluruh kelurahan di dua Kecamatan 

Wacana jalan lingkar Lembeh berdengung sejak tahun 1987 bahkan proyek ini sering menjadi komoditi andalan dalam kampanye  di pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bitung meski realisasinya baru terlaksana tahun 2018 lalu.

Bagaimana dengan sekarang tahun 2020 dan seterusnya?

Beberapa uraian sederhana diatas hanya sebagian kecil dari perjalanan pemerintahan Kota Bitung dalam tiga dekade terakhir hingga masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Maxmilian Jonas Lomban dan Maurits Mantiri yang sejatinya memiliki kelebihan dan kekurangan menjalankan amanat rakyat sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Besar harapan masyarakat Kota Bitung kepada mereka nantinya akan di percayakan memimpin Kota serba dimensi ini lewat pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember  2020 mendatang. demikian juga bagi masyarakat dapat memilih pemimpin benar-benar bertanggung jawab dengan apa yang mereka sampaikan saat kampanye bukan hanya sekedar janji.

Pembangunan Kota Bitung bukan hanya diplentir sebagai wahana mencari keuntungan dari manusia-manusia serakah karena akan digelontorkan dana sekian dari Dinas Pekerjaan Umum dan lainnya namun bagaimana membangun sumber daya manusianya yang berakhlak sehingga dapat mengelolah sumber daya alamnya dengan bijaksana termasuk menjalankan proyek-proyek infrastruktur.

30 Tahun merupakan usia yang terus beranjak dewasa sehingga butuh para nahkoda/Pemimpin  dengan tingkat kerja profesional yang tinggi dan paling utama takut akan Tuhan. bila pemimpin takut akan Tuhan maka ia akan mengutamakan pekerjaan dengan tingkat keahlian yang mapan dan jauh dari segalah tindakan kejahatan seperti korupsi, gratifikasi, kolusi nepotisme.

Karena jikalau pemimpin seperti ke 4 poin diatas maka 30 tahun kedepan akan seperti saat 30 tahun lalu mungkin juga Kota Bitung akan lebih merosot dalam jati dirinya sebagai orang Bitung bahkan dimungkinkan warga Bitung sendiri akan menjadi penonton.

Kini Kota Bitung akan memasuki babak baru dari berbagai dilema dari catatan tadi, terintegrasinya jalan dari daratan sampai kepulau Lembeh dalam pembangunan infrastruktur nasional akan menjadikan Kota Bitung sebagai atmosfir pergerakan ekonomi baru antar masyarakat secara langsung tanpa perantara (tengkulak) dan di pastikan ekonomi warga Bitung secara menyeluruh akan terbangun.

Baca Juga : Kicauan Miring Antara Corona Dan Agama

Dirgahayu Kotaku sejahtera negeriku jayalah pemimpinku di usia ke 30 tahun Kota Cakalang meskipun hari ini telah didominasi oleh ikan tuna, malalugis, deho, ikan putih akan bangkit sebagai negeri dengan sarana membanggakan dalam mengsejahterakan warganya bukan hanya dilihat, didengar tetapi dinikmati Tuhan memberkati kita semua. (deni sondoh)

loading...

Polemik Standar Penetapan Pasien Terpapar Corona Menurut Protap Covid-19

By On 18.47


Ilustrasi gambar from pixabay

Bidikdot.com Hiruk pikuk penanganan pasien Covid-19 didaerah Sulawesi Utara menjadi trending topik bahasan dalam setiap informasi jika terjadi kasus baru entah itu Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam seminggu terakhir ini sebab sering terjadi kesalahan pemahaman antara keluarga pasien dengan tim medis perihal standar penetapan pasien Covid-19 sebagaimana pengaturannya dalam protokol penanganan kesehatan virus corona.

Pada Selasa 2 Juni 2020 terjadi klaim pembenaran antara pihak keluarga pasien dan tim medis di RS Budi Mulia Bitung. Pihak keluarga pasien yang meninggal tidak menerima hasil dari tim medis yang mana setelah pasien meninggal harus mengikuti prosedur pemakaman protokol kesehatan Covid-19.

Menurut pihak keluarga menganggap bahwa yang bersangkutan tidak memiliki tanda-tanda terpapar covid-19 sebab setelah hasil pemeriksaan di RS Budi Mulia Bitung pasien tersebut mengalami kekurangan Kalium (Hipokalemia) "mineral dalam tubuh yang mengendalikan fungsi sel saraf dan otot, terutama otot jantung"-sumber alodokter.

Namun setelah pasien tersebut meninggal tim medis menyarankan dilakukan tatacara pemakaman protap kesehatan covid-19. tetapi pihak keluarga keberatan atas putusan dari para tim medis tersebut tetapi setelah dialog akhirnya mereka pun harus pasrah dengan penuh tanda tanya.

Dari pantauan kami lewat media sosial perkembangan kasus ini dengan beragam komentar para partisipan bahwa melihat penetapan pasien covid-19 menurut penanganan intesif pasien terpapar covid-19 di Sulawesi Utara terkesan dipaksakan dan tidak ada penetapan standar penanganan tepat terhadap seseorang yang ditetapkan pasien corona.

Sehingga mulai terlintas kepada masyarakat stigma buruk dari tim medis yang sejujurnya mereka harus dihargai sepenuhnya oleh masyarakat karena telah menjadi garda terdepan barisan masyarakat Indonesia memerangi corona virus desease 19. dari peristiwa tersebut muncul pertanyaan dari masyarakat Bitung kenapa sering ada kasus kematian dalam pantauan pasien sementara sebagai ODP maupun PDP tim medis sering mengarahkan ke pemakaman protap covid-19

Hal lain membuat masyarakat bertanya-tanya kepada tim medis kenapa kurang transparannya penyampaian hasil dari pasien yang ditetapkan ODP maupun PDP.

Padahal jika menyimak dari awal penanganan covid-19 secara nasional bahwa seseorang benar-benar ditetapkan sebagai pasien positif corona harus melewati tahapan proses uji laboratorium dengan metode Polymerase Chein Reaction (PCR) sebab hasil dari pemeriksaan inilah menjadi standar penetapan seseorang benar-benar positif corona atau tidak.

Tetapi saat ini penetapan seseorang sebagai ODP dan PDP nerujuk pada gejalah yang ditunjukan pasien sesuai dengan gejalah virus corona dan harus masuk ruang Isolasi sebagaimana diberlakukan pada RS rujukan Covid-19 padahal pasien tersebut memiliki riwayat sakit biasa setiap harinya dialami seperti asam urat disertai dengan demam dan sakit kepala masuk pasien dalam pengawsan padahal penyakit asam urat jika akan kambuh gejalahnya adalah demam disertai sakit kepala.

Sekarang pertanyaannya jika semua gejala tadi masuk kategori covid-19 dan semisal pasien tersebut meninggal dunia dan tetap diberlakukan dengan tatacara  pemakaman protap covid-19 apakah tidak mungkin anggapan masyarakat terhadap Rumah Sakit akan menjadi dingin dan menjurus pada penilaian bahwa RS lewat para medisnya menghadirkan ketakutan dan keseraman sehingga niat untuk kerumah sakit diurungkan dengan pertimbangan tadi.

Telah banyak masyarakat menyampaikan tanggapannya sekitar keinginan untuk kerumah sakit namun ada rasa takut jangan-jangan akan kena isolasi diruang rawat darurat karena hanya sakit sepeleh seperti influensa kesemutan dan lain-lain.

Padahal pihak rumah sakit dapat menciptakan rasa nyaman terhadap masyarakat untuk datang memeriksakan dirinya kerumah sakit. jika stigma ini akan terbangun ditengah masyarakat dengan cara pandang tadi kemungkinan cara berfikirnya seperti ini "lebih baik rawat dirumah dan kalaupun Yang Kuasa telah berkehendak memanggil seseorang dari dunia itu lebih baik karena semua keluarga bisa melihat langsung" ketimbang dirumah sakit kena cara protap covid-19.

Akan sangat disesalkan memang seandainya itu mulai tumbuh dalam pemikiran masyarakat Sulawesi Utara khususnya di Kota Bitung memeriksakan diri kerumah sakit merupakan momok menakutkan padahal sebelumnya tidaklah demikian.

Maka dengan itu juga bagi warga masyarakat dapat memperhatikan beberapa kriteria kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona atas himbauan maupun kebijakan Pemerintah setempat. cara pandang yang keliru terhadap para medis dirumah sakit perlu untuk dipertimbangakan  sehingga kita pun tidak ada perasaan takut untuk kerumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan kita.

Beberapa informasi seputaran penanganan covid-19 sepanjang minggu ini yang menerpa keluarga pasien akan menjadi pengalaman berharga bersama baik para medis, Pemerintah maupun pihak pasien dan seluruh masyarakat sambil tetap jaga kesehatan dan tetap dirumah saja.

Kicauan Miring Antara Corona Dan Agama

By On 20.56

Ilustrasi gambar kerumunan orang rentan terpapar Covid-19

Bidikdot.com Penyebaran Covid-19 di tanah air bukan hal sepeleh lagi dan dapat di pandang dengan sebelah mata namun kini wabah corona kini semakin menjadi dari awal di Indonesia hanya 3 kasus kini menjadi 450 kasus per tanggal 21/3/2020 dengan angka kematian mencapai 38 pasien ini di sampaikan juru bicara kepresidenan khusus penanganan Covid-19.

Di tengah merebaknya virus corona pemerintah mengambil kebijakan dengan menutup sementara tempat-tempat ibadah yang ada di seluruh Indonesia dan di mulai  pada Jumat 20/3//2020. masyarakat di batasi dulu untuk shalat berjemaat di Masjid-masjid apalagi yang masuk zona merah  pemerintah menganggap perkumpulan seperti di tempat ibadah adalah rentan terjangkit virus mematikan itu.

Baca Juga : Kontroversi Lockdown Dan Kebijakan Daerah

Kebijakan di ambil pemerintah adalah tindak lanjut himbauan badan kesehatan dunia WHO mengingat seperti yang terjadi di Wuhan pada sala satu rumah ibadah di mama selesai beribadah ada beberapa orang yang langsung teridentifikasi covid-19. langkah ini di anggap sebagai cela memutuskan mata rantai dari penyebaran cepat wabah corona.

Namun di balik kebijakan pemerintah muncul pro dan kontra terhadap pembatasan melakukan ibadah di rumah-rumah ibadah. pendapat miring maupun positif mengisi tempat di mana terjadi perjumpaan secara terbatas kenapa begitu  begini dan seterusnya.

Ungkapan pasif seperti"kenapa harus takut corona dari pada Tuhan"ada juga berpendapat kenapa harus rumah pribadi sedangkan ada rumah ibadah" dan berbagai macam ocehan yang tak pantas keluar dari netizen jika di sosial media bahkan masyarakat secara umum.

Memang terjadi berbagai pendapat bahkan spekulasi miring dari kebijakan pemerintah membatasi masyarakat berinteraksi di dalam kerumunan banyak orang termasuk di tempat-tempat ibadah yang catatanya adalah pertemuan umat dengan Tuhan.

Tidak ada salahnya untuk berpendapat demikian namun Agama juga mengajarkan nilai-nilai bijaksana kepada kaumnya sehingga dalam pengambilan keputusan tidak ada yang di sakiti. Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo mebijaksanai keputusannya atas nilai agamawi yang di ambil untuk keamanan bersama.

Para tokoh agama pun angkat bicara soal kegiatan agamawi untuk sementara di lakukan di rumah-rumah pribadi mengingat virus corona adalah pandemi jenis baru yang sulit terdeteksi sehingga menuntut bijaksana dari seluruh masyarakat Indonesia untuk bersinergi dengan pemerintah memerangi covid-19.

Menurut beberapa tokoh nasional khususnya Muhammad Quraish Shihab dalam video unggahan Najwa Shihab mengatakan baik ibadah di rumah maupun di Masjid tidak akan menguragi kebaikan yang kita lakukan untuk Allah. sehingga perlu di hindari apa yang harus di hindari ungkap ayah dari presenter acara mata najwa pada 21/3/2020.

Memang ada tidak memahami kebijakan dari pemerintah tersebut, pemerintah di anggap tidak menghargai apa yang agama perintahkan padahal di bangun pemerintah untuk keselamatan banyak orang mengingat kasus covid-19 di tanah air sudah bisa di kategorikan pada zona merah seperti di DKI

Kebijakan ini di anggap oleh para tokoh agama dapat menyulut laju penyebaran covid-19 di mana sampai hari ini sudah ada 450 kasus dengan masalah telah di jelaskan tadi. memang masyarakat perlu kritis di suasana yang tidak baik ini asal saja tidak kebablasan akhirnya diri sendiri dan orang lain di rugikan.

Baca Juga : Cara Jitu Tambah Imunitas Tangkal Covid-19 Dengan Sarabah

Lepas dari semua kicauan dengan argumen miring tentu kita akan setuju kalau di suruh pilih Agama dengan virus corona.namun perlu juga di sadari semakin cepat bertindak untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 maka nilai mulia agama sebenarnya sementara di jalankan tidak masalah melakukan kegiatan di rumah pribadi maupun di rumah ibadah

Disko Tanah "Sang Maut"  Pelengkap Pesta

By On 00.52

Ilustrasi gambar disco tanah facebook


Bidikdot.com - Lembeh Sederet rangkaian kematian yang terjadi saat pesta, baik itu pesta nikah, hari ulang tahun bahkan ucapan syukur lainnya di wilayah pulau lembeh menjadi hal patut di sikapi serta di tindaki secara serius oleh seluruh warga masyarakat Kota Bitung  mulai dari Pemerintah setempat maupun TNI/POLRI yang bertanggung jawab menjaga stabilitas kambtibmas serta masyarakat Lembeh sendiri.

Kematian  Stefanus Dalewi (31) warga Kelurahan Mawali pada minggu 16/2/2020 menambah daftar kelam kejahatan yang terjadi diakibatkan adanya acara disko atau sering disebut  kaum milenial di Pulau Lembeh "disko tanah"

Baca Juga : Maksud Meramaikan Acara Pesta Nikah Nyawa Stefanus
Melayang

Kita flash balik lagi kasus yang menimpa warga Doorbolaang tahun 2019 silam meninggal akibat perkelahian dengan warga Pancurang Lembeh Selatan di lokasi acara disko tanah. bahkan perkampungan seperti Batulubang dan Pintukota yang pernah mengalami kejadian serupa.

Peristiwa hari ini 16/2/2020 perlu ada solusi kongkrit dari  semua pemangku kepentingan dalam mejaga keamanan, ketertiban serta nilai kedamaian, sehingga tren kekacauan dengan lanjutan acara disko tanah tersebut tidak berujuk fatal.

Tidak di pungkiri memang bahwa animo masyarakat terhadap acara yang satu ini sangat tinggi sebab di gandrungi oleh semua pihak mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. sehingga tidak heran jika lagu dari susunan kas spiker itu berbunyi maka orang disekitarnya ikut berjoget bila lagu yang diputar bernuansa jogetan.

Tidak ada yang salah dari lagunya maupun aksesoris penunjang dari disko tanah tersebut,  hanya saja orang-orang yang terlibat dalam mengikuti acara tersebut menggunakan kesempatan untuk melampiaskan amarah maupun dendamnya apalagi pikiran seseorang telah dikuasia miras.

Area  efektif seseorang mejalankan aksi kejahatannya atau dendamnya adalah pada saat cara disko tanah sedang berlangsung.

Lantas Kenapa Acara ini yang diPilih?

Karena sangat muda menemukan sasaran dan melakukan kejahatan lainnya dengan pengunjung yang cukup banyak.

Tulisan ini bukannya bermaksud anti "lagu" atau apa yang ada dengan peralatannya tetapi hendak mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencari jalan tengahnya agar tidak lagi  terjadi korban berjatuhan jika kelanjutan acaranya disko tanah.

Kejadian hari ini menuntut kita selaku masyarakat khususnya di pulau lembeh bertindak secara cepat dan serius  agar benturan-benturan seperti dicatat diatas tidak berujung maut dan terulang lagi di kemudian hari.

Dengan tidak memberi izin pun dalam sebuah pesta untuk acara disko tanah belum tentu dapat  menghilangkan hal jahat bagi para pembuat kejahatan saat pelaksanaan acara.

Baca Juga : 5 Wisata Unggulan Pulau Lembeh Perlu Anda Eskplor

Perlu adanya semacam sistem penataan terhadap menggunakan alat disko tanah di sebuah acara pesta.sehingga benturan yang membahayakan dapat di antisipasi tanpa ada korban jiwa.


Menghilangkan dan memberi larangan terhadap disko tanah juga bukanlah sebuah keputusan yang bijak  karena merakit  alat  disko tanah merupakan sebuah seni kreatif seseorang yang perlu di apresiasi 
termasuk di dalamnya adalah lagu-lagu yang dipakai.


Deny/bdc

Tameng Politik Gesek, Demokrasi Mulia Keok

By On 10.52

Unjuk rasa serentak seluruh Mahasiswa dibeberapa daerah Gambar/Tempo

Bidikdot.com Pelantikan Presiden terpilih periode 2019-2024 tinggal sebulan lagi hiruk pikuk persoalan dalam negeri kini terlihat seperti kengerian yang tak kunjung selesai.masyarakat di buat bingung terasa seperti kekacauan yang terencana dan dianggap sebagai nilai sepele yang tak perlu ditanggapi dan di persoalkan.

itulah wajah Indonesia tercinta saat ini. teknologi berperan penting dalam membuat skema informasi yang berbau hoax dalam wadah sosial media, karena teknologi pula manusia dijebak dalam rana yang tidak terkendali.mulai dari penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab di asrama mahasiswa Papua, sampai merebaknya unjuk rasa yang menjurus pada tindakan anarkis yang brutal dan
akhirnya korban jiwa pun berjatuhan di tanah Papua khususnya di Kota Wamena pada Senin 23/9/2019.

Baca Juga : Pemblokiran Internet Redam Situasi Panas Wamena Papua

Tidak sampai disitu yel-yel menyampaikan tolak Jokowi sebagai Presiden Indonesia terus berdengung dari mereka yang tidak terkendali emosi untuk mendapatkan tujuan yang di inginkan sampai pada pengrusakan fasilitas  umum yang negara siapkan.

Memiriskan memang  kondisi berpikir manusia Indonesia saat ini walau perilaku  itu tidak mewakili keseluruhan rakyat Indonesia yang masih mencintai NKRI serta ingin tetap mempertahankan nilai kemanusiaan saling menghargai.

Tuntutan penolakan terhadap Revisi Undang-Undang KPK, RKUHP, dan lainnya yang dilakukan oleh para mahasiswa pada 24/9/2019 serentak di beberapa daerah merupakan sandiwara yang dibuat bak sutradara profesional atas dahlil keadilan untuk rakyat Indonesia.yang jadi pertanyaan haruskah tuntutan yang disampaikan diatas merusak fasilitas-fasilitas umum yang catatannya untuk keadilan dan  kesejahteraan?

Padahal Undang-Undang telah menjamin setiap warga negara berhak untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum tanpa harus mengganggu hal lain yang ada disekitarnya.

Kini itu terjadi bagi Indonesia khususnya mereka yang telah melakukan unjuk rasa yang pada akhirnya merusak bahkan membakar fasilitas umum, untuk memenuhi hasrat emosi yang tidak terkendali.kembali muncul pertanyaan kenapa itu 
dilakukan? lantas komentarnya ow itu bukan kami,...kami telah ditunggangi 
sekelompok orang

Kita telah di bodohi dengan kepandaian dan emosi tak terkendali seharusnya minta pemerintah untuk dapat mengundang "KAMI" yang tidak setujuh dengan segalah yang dilakukan oleh DPR dan pemerintah duduk bersama pecahkan solusi untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia bukan kebrutalan yang begitu ngeri di pertontonkan malah sebaliknya kita sementara kembali kemasa
lalu yang begitu kelam.

Bagi para elit politik dan birokrasi seharusnya politik mendantangkan kedamaian dan kesentosaan bukan sebaliknya.politik seperti alat gesek tanpa berproses langsung dapat terjadi, demikian juga demokrasi seharusnya menciptakan suasana yang penuh keelokan tapi kini demokrasi mulai keok atas tujuan sepihak yang tidak bertanggung jawab nilai-nilai luhur demokrasi sudah dikesampingkan yang penting tujuan sampai.

Baca Juga : Tarik Menarik Pengahan Pimpina KPK Terpilih

Haruskah ini kita wariskan bagi generasi yang akan datang bahwa unjuk rasa, anarkis dan terciptanya korban merupakan mata rantai yang harus dipertahankan sebagai alat solusi cerdas dari pemangku kepentingan yang tidak terpuaskan?

semoga ini tidak akan menjadi konvensi tegak berdiri seakan itulah fakta yang harus dilalui tanpa harus melakukan hal-hal yang konstruktif dalam bingkai egois sesaat. pandanglah Bhineka Tunggal Ika bukan sebagai logo tetapi sebagai ceremony kesatuan anak-anak bangsa yang mencintai satu dengan yang tanpa sekat pemisah sampai akhir hayat kita menutup mata.salam Indonesia Damai.

Rekonsiliasi Elit Uji Solid Koalisi TKN

By On 17.06

Rekonsiliasi Elit Uji Solid Koalisi TKN, Pertemuan Megawati dan Prabowo/Photo Kompas

Bidikdot.com Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra dan Ketua Umum PDI Perjuangan membuat sederet tafsiran yang berbeda dari berbagai kalangan mulai dari politisi, akademisi, sampai masyarakat ditingkat paling bawah memiliki tanggapan beragam atas bersuanya Megawati dan Prabowo.

Rekonsiliasi yang menjadi harapan masyarakat setelah melewati masa kelam usai pemilu 2019 perlahan berangsur terlaksana.entah lahir dari kesadaran diri sendiri sebagai anak bangsa atau karena panggilan politik dari iming-iming jabatan yang nantinya akan membuat pemangku
kepentingan merasa terpuaskan.

Baca Juga : Pidato Politik Visi Indonesia Joko Widodo

lepas dari itu semua persatuan dan kesatuan bangsa adalah harga yang tidak bisa ditawar-tawar apaun alasannya.sebab merakit kembali keutuhan yang telah dicoreng perilaku yang tidak bertanggung jawab pasca pemilu merupakan tanggung jawab bersama dan itulah yang ditunjukan oleh
Megawati dan Prabowo patut diapresiasi sebagai sikap luhur walaupun ada yang tidak menyetujuinya.

Partai Gerindra yang dikenal keras dalam kritiknya yang memposisikan diri sebagai oposisi terlihat lugu dan mencair saat pertemuan dengan Megawati Soekarno Putri bahkan tidak ada respon yang menyindir antara satu dengan yang lain.

Lantas bagaimana dengan pihak koalisi? bahwa pertemuan kedua elit politik merupakan jalan positif keterbukaan antara satu dengan yang lain menghadirkan pendapat bukan hanya sekedar wacana.atau benarkah bahwa pertemuan kedua tokoh nasional tersebut karena ada apanya dan ininya
terhadap jabatan kelak.

Para petinggi partai dari koalisi pun angkat suara Sekjen PDIP Hasto Kristianto "ada pihak sengaja membuat framing bahwa koalisi TKN pasca di bubarkan sudah tidak solid lagi" ungkapnya saat mnejawab pertanyaan awak media menyikapi isu tidak solidnya koalisi pendukung Jokowi.

Sekjen Partai Nasdem "Mulai dibentuk sampai dibubarkan tetap solid mengawal  Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf 5 tahun kedepan" ungkapan toko-toko ini ada benarnya.

Namun bagaimana dengan pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem yang jelas memberi dukungan walau dalam tanda petik pemerintahan Anis Baswedan di DKI Jakarta.apakah ini sebagai manuver politik Nasdem atas pertemuan Megawati dan Prabowo?

Ataukah para koalisi tidak setuju dengan pertemuan Megawati dan Prabowo tersebut sebab mengancam jumlah jabatan yang akan didapat nanti, sehingga muncul pendapat-pendapat miring walaupun terkesan elok kedengrannya perspektif yang disampaikan.

Dari pendapat pihak koalisi bahwa pertemuan kedua tokoh partai besar tersebut adalah hal yang lumrah dan biasa sebagai bentuk silahturami untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa.

dari pihak luar menanggapi bahwa hadirnya Prabowo dalam tubuh sala satu perancang koalisi merupakan serangan bawah tanah dalam bidikannya merebut pundi-pundi kursi jabatan.

Sangat menarik memang sajian politik terhadap hiruk pikuk kejar-mengejar porsi kepentingan dalam balutan rekonsiliasi mufakat yang terancang baik dari hati tulus maupun inisiasi pihak-pihak menginginkan rekonsiliasi.

Lepas dari semua persepsi silang para elit politik maupun birokrasi negara ini butuh kenyamanan, keindahan berpendapat dan rasa toleransi penuh kekeluargaan perlu diberdayakan terus bukan hanya pada tingkat atas saja namun sampai arus bawah perlu menyadari bahwa jabatan apapun tingginya tidak dapat menukar harapan yang sudah disampaikan tadi.

Baca Juga : Prediksi Menteri Perempuan Bidikan Jokowi

Apapun yang diingingkan semua pemangku kepentingan dipemerintahan Jokowi- Ma'aruf lima tahun mendatang harus didukung dengan kinerja yang menghasilkan, mengsejahterakan seluruh rakyat indonesia silahkan lakukan kejar-mengejar kepentingan asal persatuan dan kesatuan menjaga Idiologi
negara adalah tatanan hidup yang harus berdiri dibarisan depan tujuan Negara Republik Indonesia

Rekonsiliasi yang sudah tersaji mulai dari Prabowo-Jokowi dan Megawati-Prabowo seharusnya tidak mengenduskan semangat membangun bangsa dalam kebersamaan bukan lagi terganggu atau tidaknya sebuah komunitas dalam kepentingan tertentu sehingga terciptalah politik adem, smart dan
manusiawi. (ds)

Sikap Malas dan Tren Pekerja Keras Tanpa Hasil

By On 09.27

Ilustrasi gambar Sikap Malas dan Tren Pekerja Keras Tanpa Hasil

Bidikdot.com Sikap malas dan pekerja keras merupakan dua sisi yang sangat bertolak belakang dari apa yang dijalani bagi kehidupan seseorang didunia. pengertian sederhana  bahwa seorang yang malas pasti tidak mau sukses dalam hidupnya, sebaliknya orang pekerja keras pasti dalam niat perjuangannya bahwa hidup harus lebih baik dari hari ini dan seterusnya.

Siklus hidup manusia tidak bisa dihindari dari kedua opsi tersebut walaupun sebagian orang tidak terlalu setujuh kalau hidup ini di jalani dengan serius harus dibawah santai agar tidak membuat pikiran terlalu monoton untuk bertindak dengan hanya mengejar harta kekayaan.

Namun sebaliknya ada orang sangat memprotes keras jika seseorang hanya ingin santai berpangku tangan tanpa ada upaya membaharui diri dan mau keluar dari ketepurukan ekonomi yang melilit hdup orang tersebut.

Baca Juga : Di Ujung Nikmat Petaka Ehabon

kita pun tidak bisa menyalahkan apa yang dianggap buruk menurut persepsi kita dengan keberadaan seseorang dibalik kekurangannya dari hidup yang dijalani.

Orang malas tidak memikirkan  hal-hal yang membuat ia miskin namun didalam kemiskinannya, kekurangan ekonomi terlintas dalam benaknya ingin punya banyak harta dan hal istimewah lain yang disimpan dalam mimpinya.

Bagi pekerja keras tentu sebuah keistimewaan jikalau hasil yang didapat akan membawahnya pada sebuah titik dimana ia benar-benar menikmati sukses itu. walaupun harus di akui ada hanya sampai pada pekerja keras saja namun tidak pernah erasakan apa itu sukses karena terlalu boros dan hidup berfoya-foya.

dari penelitian beberapa ahli di inggris yang mereka tuang dalam sebuah petisi usai perang dunia kedua pada tahun 1955 berjudul secret of lazy bahwa membuat seseorang malas di akibatkan setres yang berkepanjangan terhadap perilaku lingkungan yang dijalani yang tidak sesuai dengan keinginan dan harapan.

sehingga tidak heran saat itu ada peraturan dari pemerintah inggris bagi warganya yang bermalasan akan diberi sanksi sesuai kedudukan dan strata masyarakatnya. sehingga tahun 1960 - 1970 Inggris menjadi negara industri terbesar didaratan eropa mengalahkan Prancis saat demo besar menuntut adanya revolusi industri.

Bagaimana sikap malas di era modern seperti sekarang ini pasti tidak relevan dengan tuntutan zaman yang menghendaki seseorang harus menjadi pelaku yang menghasilkan perubahan dalan dirinya sendiri dalam pencapaian yang diinginkan terhadap nilai hidup secara ekonomis dan realistis.

Baca Juga : Agama Dijadikan Alat Kepentingan Konyol

Begitu juga sebagai pekerja keras apalah artinya jika upaya yang kita berikan hanya sebatas niat pekerja yang hebat sementara untuk mencapai titik dimana sukses harus menjadi tujuan dari kerja keras sulit untu dinikmati.

Belajarlah untuk melepaskan belenggu keinginan kuat dari malas yang yang menderah hidup kita dan menatap masa depan dengan tidak hanya sebatas pekerja keras namun menjadi pemberi sukses dalam diri sendiri maupun mereka disekitar kita, bila dua sisi itu ada pada kita mulailah bergerak dari sekarang.

Salam Sukses

Di Ujung Nikmat "Petaka" Ehabon

By On 07.03

Di Ujung Nikmat Petaka "Ehabon"  ilustrasi gambar Ehabon

Bidikdot.com Ehabon merupakan sejenis cairan kental yang berfungsi sebagai lem atau perekat, yang biasanya di gunakan pada kayu.namun fakta lain mengatakan kini alat perekat tersebut di komsumsi oleh para remaja sebagai pengganti obat-obatan yang membuat mereka teler.

Fenomena menghirup Ehabon belum ada ujungnya sampai saat ini sebab bahan bangunan ini sangat mudah didapat ditoko-toko. terasa tidak ada yang menghalangi para anak-anak remaja ini dengan
leluasanya melenggak-lenggok dengan apa yang di nikmati padahal maut sementara mengincar hidup mereka.

Menghirup Ehabon sama halnya dengan para pengguna narkoba pada umumnya diakhir sesi mengirup lem tersebut perasaan terasa melayang-layang tenang dan sering berhalusinasi ataupun mengigau dan bisa bertahan proses tersebut 3-4 jam.

Baca Juga : Menjaga Tubuh Sehat Tanpa Suplemen

Reaksi lain dari menghirup Ehabon adalah tidak adanya perasaan lapar walaupun sudah saatnya jam makan sebab tubuh terasa di buat ringan.dan sangat berbahaya lagi adalah si pelaku terkadang melakukan tindakan kriminal atau hal-hal lain yang membahayakan ketertiban masyarakat umum.

Dari apa yang di sampaikan oleh mereka yang bertanggung jawab dalam hal penanganan Narkoba bahwa Ehabon tidak masuk dalam kategori bahan yang mengandung zat adiktif atau zat yang membahayakan lainnya.

Padahal sangat kontras serta logis jika dilihat dari para remaja yang mengalami kecanduan Ehabon sering melakukan tindakan-tindakan di luar kesadarannya bahkan menimbulkan orang lain celaka.

Gejala-gejala kesehatan yang bisa di lihat dari seseorang pengguna ehabom sangatlah mencolok mulai dari mata sayu, malas untuk bangun pagi, tidak suka makan, tidak suka beraktifitas lebih suka makan buah yang berjenis asam, sering mimisan/keluar darah dari hidung sampai 4 -6 kali
dalam seminggu.

Jika seorang pengguna Ehabon yang sering mimisan dalam seminggu maka perlu secepatnya kedokter karena sudah mendekati lampu hijauh artinya tanda-tanda zat racun Ehabon yang terhirup ke dalam tubuh mulai bekerja untuk meracuni organ-organ tubuh seperti uluhati, usus dan lain-lain.

Baca Juga : Kegunaan Batang Sereh Buat Kesehatan

Jika uluhati dan usus sudah teracuni dengan Ehabon maka akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup dari seseorang fakta tersebut bisa di lihat dari buang air baik kecil maupun besar.

kalau air kecil(kencing) warnanya kuning gelap sedangkan air besar warnanya hitam dan itu berlangsung cukup lama bila tidak ada penanganan yang intensif  dari dokter.

terkait dengan penggunaan Ehabon yang marak di lakukan oleh para remaja maka perlu ada penegasan yang serius dari pihak yang berwajib walaupun Ehabon bukanlah sebuah obat yang mengandung zat-zat seperti pada narkoba

tetapi efek yang di akibatkan dari penggunaan Ehabon ini menjurus pada bahayanya hidup seseorang dan bila tidak di tangani secepatnya maka lem Ehabon ini akan menjadi pembunuh serius bagi anak remaja.

Agama di Jadikan Alat Kepentingan Politik Konyol

By On 07.01


Bidikdot.com - Demokrasi tanah air benar-benar di buat terseok-seok oleh suatu tuntutan yang tidak mendasar UUD 1945 dan Pancasila sebagai panglima dalam menegakan Demokrasi yang berkeadilan benar-benar di uji keberadaannya. politik praktis dan politik identitas menggirng opini publik terhadap dalih atas tindakan mereka yang berkuasa di anggap mencoreng demokrasi.

Pemilu 2019 yang di laksanakan serentak pada 17 April lalu menyisahkan cerita buruk penuntut keadilan yang merasa di rugikan sementara dari pihak yang merasa tidak memiliki kepentingan cuek dan tak bergemining dengan alasan apapun

Tindakan 21-22 Mei 2019 merupakan tindakan anarkis dari tuntutan untuk mendapatkan keadilan dan kebenaran namun semua di pelentir sebagai hal yang harus di sikapi dengan kekerasan padahal ada aksi yang mengatas namakan diri yang ingin menciptakan kedamaian.

Agama di bawah ke podium sebagai sesuatu yang harus di hormati dan hargai oleh siapapun namun tujuan agama yang mulia dan suci di balut dengan kuasa iblis yang ingin mendapatkan tujuan yang menyimpang dairi norma peradaban kasih.

Agama di jadikan alat kepentingan kekonyolan segelintir manusia yang memiliki perilaku kotor untuk tujuan yang ingin di capai.padahal seharusnya agama harus di biarkan berjalan menurut ukuran dan ketetapan sebagai lembaga yang akan membawah umat kepada hidup yang suci, kasih, damai tanpa bercacat.

Terlihat Agama kini menjadi senjata ampuh untuk menutupi kepentingan atas tindakan politik praktis.manusia tidak merasa takut lagi, membawah agama pada tujuan untuk mendapatkan kepentingan dan kepuasan diri sendiri dan kelompok.

Politik seharusnya mendatangkan damai sejahtera, kemakmuran untuk manusia yang diam di bumi dan agamalah yang mendapinginya untuk mendapatkan hal hal yang di sebutkan tadi tetapi lembaga yang penuh kenetralan, menciptakan kebaikan hidup di dunia maupun di akhirat di kotori dengan alasan kejujuran dan keadilan segelintir manusia yang haus kepentingan dan kekuasaan.

Seharunya juga sadar atau tidak sadar janganlah membawah Agama sebagai alat untuk "menyulap" tujuan mendapatkan kepentingan yang penuh tipu muslihat.

Marilah kembalikan Agama pada tempat yang sesungguhnya jangan bawah "lembaga suci" ini kepada kepentingan kotor tangan-tangan yang tidak berharap adanya kehidupan yang penuh kerukunan dan perdamaian.

Jika ada praktek-praktek terhadap keterlibatan banyak orang mulailah dari dalam lembaga Agama itu jangan membawahnya atau menggiringnya kepada tempat yang akan di jadikan oleh para "penumpang gelap" untuk tujuan yang jahat.(ds)

Makna Lebaran di Tengah Keberagaman Anak Bangsa

By On 10.31


Bidikdot -Inspirasi Hari ini 5/6/2019 seluruh umat Islam di Indonesia marayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 hijriah bukan hanya di Indonesia tetapi seluruh umat Islam yang ada di belahan dunia merayakan hari yang sangat bersukacita setelah satu bulan melewati dari segalah godaan dengan tidak makan minum dan bebagai hawa nafsu lain.

ini merupakan momen di mana setiap insan dapat berintrokspeksi diri dari segalah perbuatan yang mungkin sudah menyakiti sesama apalagi menyakiti Tuhannya. sebagaimana di Indonesia

dengan berbagai keberagaman multicultur yang memiliki nilai sosial yang sangat peka dalam kepelbagaian perasaan nilai-nilai hidup yang perlu di hargai antara satu dengan yang lain maka lebaranlah yang  dapat mengikat segalah perekat yang hampir terlepas atas keegoisan.

Baca Juga : Tips Untuk Menjaga Uang THR Tidak Tergerus di Lebaran

Hari raya besar seperti Idul Fitri bukan hanya di maknai sebagai sebuah seremoni bagi umat muslim pada umumnya tetapi lebih dari pada itu membawa kehangatan kekeluargaan yang indah, rukun, kedamaian dari hiruk pikuk perbedaan-perbedaan yang merugikan.

Lebaran adalah panggilan mulia dari Allah untuk memberikan rasa hangat bagi seluruh insan manusia di muka bumi termasuk dalam perbedaan politik, sosial,budaya dan keagamaan.lebaran membawah kesejukan dalam kehidupan di tengah keberagaman anak bangsa.

Sebagai bangsa kita sudah melewati masa-masa pilihan politik hampir setiap sudut berbincang tanpa berhenti apa yang sudah kita lakukan terhadap pilihan tersebut.kini kita kembali lagi menghayati kemurahan Tuhan di hari yang Suci ini untuk melepas semua yang sudah terjadi.

Baca Juga : Mengurai Macet Mudik Lebaran Dengan Tampilnya Jalan Tol

Lebaran akan membawah berkah jika kita kembali kejalanNya untuk saling memberi pintu maaf  atas segalah kehilafan baik dari pemimpin yang tertinggi sebagai lembaga sampai pada  bawahan sebagai masyarakat inilah yang harus kita beri di hari bahagia ini.

Maka dengan demikian inilah makna Lebaran sesungguhnya di tengah keberagaman anak bangsa yang harus di rajut kembali tanpa harus melihat kebelakang lagi.pandanglah kedepan bahwa ada cita-cita luhur yang akan di capai sesama anak bangsa tanpa harus di pisah-pisah, di kotak-kotak kita berjalan bersama, tersenyum bersama itulah sedekah yang mulia

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *