Renungan Kristen: Kisah Inspirasi Tiga Batang Pohon

 

sumber gambar pixabay
bidikdot Suatu hari, ketiganya saling menceritakanmengena i harapan dan impian mereka Pohon pertama berkata: “Kelak aku ingin menjadipeti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya” . 
Kemudian pohon kedua berkata: “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku”. 
Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: “Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku.
Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu… 
Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami. 
Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berfikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir. 
Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap. Tahun demi tahun berganti dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.
Kemudian suatu hari…….. ….
Sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama. 
Orang-orang datang dan menyembah bayi itu.  Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa. 
Bertahun-tahun kemudian sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Ditengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya. 
Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai: “Diam!!!” Tenanglah”. Dan badai itupun berhenti. Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.  
Akhirnya seseorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya.  
Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya. 
Ketika keadaan tidak seperti yang anda inginkan, ketahuilah bahwa Tuhan memiliki rencana untukmu, jika anda percaya padaNya ia akan memberimu berkat-berkat besar.
Cerita ketiga pohon tadi telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. tetapi tidak dengan cara yang seperti mereka bayangkan. Demikian juga dengan kita tidah selalu tahu apa rencana Tuhan dalam hidup kita. Kita hanya tahu bahwa jalanNya bukan jalan kita, tetapi jalan Tuhan selalu terbaik bagi kita, maka menucap syukurlah dalam segala hal.
(bdc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *