Pemkot Bitung Terapkan Pembatasan Rumah Ibadah Ini Reaksi Warganya

 

lustrasi gambar bidikdot

Bidikdotcom – Penyebaran wabah virus corona di Kota Bitung memuncak setelah Kecamatan Girian ditetapkan sebagai status Zona Merah.

Hal ini merembet ditutupnya untuk sementara waktu RSUD Manembo-nembo sejak tanggal 6 Juli 2021 lalu karena beberapa perawat terkonfirmasi positif.

Seminggu kemudian dari ditutupnya RSUD tersebut virus ini terus menyebar hampir di 8 Kecamtan dan akhirnya menjadikan Kota Bitung sebagai Zona Merah.

Mengantisipasi agar penyebaran wabah ini tidak signifikan maka Pemkot Bitung lewat Walikota Ir Maurits Mantiri mengambil langka dengan mengeluarkan edaran untuk menambah waktu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) pada 22 Juli 2021 lalu.

Salah satu isi poin tersebut adalah kegiatan di rumah-rumah ibadah sementara ditiadakan untuk menjaga tidak terjadinya kerumumana.

Masyarakat dengan penduduk mayoritas beragama Kristiani itu menanggapi dengan beragam pendapat mengingat bahwa pembatasan rumah ibadah termasuk didalamnya adalah gereja tidak bisa di hindari.

Meski hingga hari ini belum ada klaster penyebaran  di zona gereja tetapi dalam rangka memutus mata rantai wabah tersebut maka sementara waktu kegiatan ibadah gereja di pandu lewat pengeras suara atau media streaming tv kabel.

Sebagian masyarakat menyayangkan tidak ada lagi ibadah gereja.

Menurut mereka bahwa jangkauan toa atau pengeras suara lainnya sangat terbatas sehingga sangat mengganggu saat ibadah sedang berlangsung.

Ibu Uto asal kelurahan pintukota mengatakan “kalo dipasar nyanda dapa batasi itu manusia pe banya, mar di gereja nyanda dapa ijin”.ungkapnya pada saya. Menanggapi keluhan masyarakat ini pemerintah setempat dan pimpinan gereja di kelurahan pintukota memohon untuk dapat bersabar sambil tetap menjalankan protokol kesehatan.

Ini merupakan kedua kalinya ibadah-ibadah kembali dilakukan dari rumah dengan panduan pengeras suara dan virtual setelah Maret-Juli 2020 lalu. 

Pulau Lembeh sendiri saat ini masih berstatus normal meskipun sudah ada isoman hasil swab antingen.

Menghindari terjadinya penyebaran signifikan dari virus ini Puskesmas Lembeh Utara di Pintukota sementara ditutup dan tidak ada pelayanan.

Meskipun vaksinasi sementara dilaksanakan tidak menjadi alasaan bagi seseorang telah terbebas dari virus corona meskipun bersangkutan sudah di vaksin.

Waba virus ini masih menjadi ancaman keselamatan manusia, untuk itu tidak hentinya pemerintah dan pemimpin agama di Kota Bitung menyeruhkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Banyaknya masyarakat takut divaksin memberi peluang virus yang pertama ditemukan di  Provinsi Hubei itu menyebar dengan mudah.

Pembatasan kegiatan peribadatan umat merupakan langka alternatif pemerintah untuk menjaga agar semua tetap sehat walaupun menurut beberapa pendapat bahwa rumah ibadah belum ada kasus klaster penyebaran.

Sebagaimana surat edaran Gubernur Olly Dondokambey bahwa PPKM Mikro diperpanjang hingga 1 Agustus 2021 diseluruh Kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Utara

deny/BDC 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *