Penyeberangan Bitung-Lembeh Tetap Beroperasi KMP Tude Dalam Perbaikan

 

Gambar diambil dari depan dermaga Ruko Pateten Bitung

Bidikdotcom – KMP Tude adalah sarana transportasi Penyeberangan Bitung-Lembeh satu-satunya dimiliki oleh PD Bangun Bitung dalam melayani kebutuhan pembangunan masyarakat khususnya di Pulau Lembeh.

Telah diumukan sejak akhir Juni 2021 oleh pihak pengelola transportasi laut ini bahwa KMP Tude akan docking dan untuk sementara segalah sesuatu yang berhubungan dengan material bangunan proyek atau hasil panen kopra dibawa ke perusahaan tidak akan terlayani.

Salah satu staf yang bekerja di kapal Feri  Bpk Ocax Pansarian mengatakan bahwa perbaikan kapal angkutan ini akan memakan waktu selama kurang lebih 3 bulan.

Sehingga masyarakat yang biasanya memakai jasa KMP Tude dapat mencari alternatif lain mengingat cukup lama masa perbaikan kapal tersebut.

Di tengah mandeknya kebutuhan transportasi yang terhubungan antara Lembeh dan daratan Bitung tersebut,

masyarakat dihentak dengan  kabar menggembirakan lewat Pemkot Bitung bahwa akan ada dua armada kapal Feri yang siap melayani rute Bitung-Lembeh agar roda ekonomi masyarakat maupun kepentingan pembangunan proyek pemerintah di 2 kecamatan ini serta didaratan tetap berjalan.

Dua armada kapal Feri yang akan mengisi sementara kekosongan saat KMP Tude dalam perbaikan adalah KMP Lokong Banua yang melayani rute Sitaro dan Sangihe serta KMP Bawal yang melayani rute Ternate Maluku Utara.

Kedua armada ini akan melayani rute Ruko Pateten dan dermaga Papusungan selama tidak ada jadwal keberangkatan sebagaimana aktivitas kedua kapal tersebut selama ini masing-masing mendapat kuota penyebrangan 8 trip, berikut adalah jadwalnya :

KMP Bawal 

Hari Senin dan Kamis pukul 08.00 – 14.00 wita

KMP Lokong Banua

Hari Selasa dan Sabtu pukul 09.00 – 15.00 wita

Jadwal kedua armada ini dapat berubah secara fleksibel sesuai kebutuhan. Masyarakat pun menyambut baik usaha pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pelayanan khususnya transportasi kapal Feri agar semua aktivitas bongkar muat meski berskala kecil tidak terbengkalai.

Salah satu pengusaha kopra dan pembeli arang asal kelurahan Pintukota Pak Andreas memberi apresiasi atas usaha dari walikota Ir.Maurits Mantiri karena menurutnya bila ada armada feri maka arang yang dibelinya dari petani tidak akan bertumpuk dan bisa langsung dibawa ke perusahaan.

Kedua armada Feri ini sudah beroperasi sejak Kamis 22 Juli 2021 dan akan melayani kebutuhan masyarakat hingga KMP Tude selesai dalam perbaikan.

deny/BDC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *