Adriani Bawues Terima Penghargaan Dari Ibu Negara di Hari Kartini

Sumber gambar fb Adriani Bawues

Bidikdot Guru honorer asal Dorbolaang Pulau Lembeh Adriani Bawues di undang ke Istanah Negara oleh pemerintah pada Kamis 21/4/2021  dalam rangka menerima penghargaan atas jasanya di dunia pendidikan.

Berkenan dengan hari Kartini lewat pemerintah Kota Bitung Adriani terpilih sebagai tenaga pendidik yang memiliki integritas patut diteladani oleh seluruh guru di tanah air dan diberi kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Perempuan asal Sangihe ini masuk dalam jajaran 10 besar dengan jasa serta prestasi dalam dunia pendidikan yang menurut pemerintah patut di beri penghargaan.

Pemberi penghargaan dibawa naungan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dipimpin Ibu.negara Iriana Joko Widodo dan Ibu.Wury Ma’aruf mengatakan bahwa ini menjadi bukti ternyata perempuan Indonesia bisa berjasa dan berprestasi.

Melansir catatan dari situs resmi presidenri.go.id bahwa ada 514 penghargaan diberikan oleh OASE KIM 10 diantaranya diberikan di istanah negara.

Para perempuan yang dipilih dari beberapa daerah terluar dan terpencil tersebar diseluruh wilayah nusantara termasuk dari Ibu Kota Negara mewakili bidangnya masing-masing yakni Bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial Budaya, Lingkungan Hidup Pertanian.

Berikut ini perwakilan dari kesepuluh perempuan penerima penghargaan di istanah negara:

1.Pendidikan

Adriani Bawues dari Kota Bitung
Zubaidah T. dari Kabupaten Aceh Selatan

2.Kesehatan

Yovita Mariati dari Kabupaten Sikka
Kristina Sampa Tonapa dari Kabupaten Pegunungan Bintang

3.Sosial Budaya

Sri Nurwati dari Kabupaten Sambas
Yuliana Momo dari Kabupaten Tambrauw

4.Lingkungan Hidup

Wagiem dari Kabupaten Oku
Kezia Arabelle Tulalessy dari Kota Ambon

5.Pertanian

Sere Rohana Napitupulu dari Kota Jakarta Timur
Ni Puti Ari Sapta Pratiwi dari Kabupaten Gianyar

Pemberitaan Adriani Bawues guru honorer yang masuk istanah asal Pulau Lembeh sontak menjadi viral beberapa hari ini sejak kamis kemarin dan menjadi postingan unggulan di media sosial facebook khusus wilayah Sulawesi Utara.
Meski di kepulauan fakta membuktikan bahwa berkarya untuk kebaikan tidak akan menjadi penghalang kiranya apa yang dialami Adriani menjadi inspirasi para guru hari ini baik di daerah terpencil maupun di perkotaan.
(bdc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *