Daerah  

Lembeh Zona Hijau Corona Warga Berharap Ada Batasan Pengunjung

Tugu Trikora Batulubang salasatu wisata Pulau Lembeh Photo : bidikdotcom

Bidikdot.com Pulau Lembeh sampai hari ini 2/6/2020 masih aman dari jangkauan virus corona sebab selain mengikuti kebijakan Pemerintah masyarakat Lembeh mulai menyadari betapa pentingnya menjalankan pola hidup sehat dari aktifitas dijalani setiap hari.

Terlihat dari sudut setiap rumah warga terdapat penampungan air didalam wadah seperti gelon yang dipasang kran sehingga setiap tamu maupun tuan rumah sendiri dapat mencuci tangan selesai memegang sebuah benda saat aktifitas berlangsung baik dari didalam rumah maupun dari luar rumah.

Baca Juga : Para Guru SMA 3 Bitung Kelapa Dua Kunjungi Murid Dirumah

Tetapi dari kenyamanan tersebut sebagian warga  lembeh merasa kawatir sebab terlihat dari aktifitas dijalan lingkar Lembeh banyak pengunjung dari luar Pulau Lembeh datang seperti dari Kota Bitung dan Manado serta sekitarnya apalagi diakhir pekan.

Bukan hanya itu saat lebaran lalu ada begitu banyak tamu dari luar Pulau ini datang berkunjung baik kepada sanak saudara maupun teman. Padahal himbauan Pemerintah untuk dirumah saja saat merayakan hari raya Lebaran demi kenyamanan bersama tidak digubris oleh segelintir orang.

Inilah yang kemudian menimbulkan kekawatiran dari beberapa warga di Pulau Lembeh agar supaya ada penertiban dari pihak keamanan bagi mereka yang akan berkunjung ke Pulau Lembeh dengan maksud untuk refresing mulai dari dermaga ruko hingga pelabuhan Feri.

Ibu.Nurwiya salasatu warga Lembeh saat sharing dengan kami perahu taksi kami tumpangi sangat berharap setiap pengunjung yang akan ke Lembeh dapat menunjukan keterangan sehat sebagaimana protap penaganan Covid-19 dan seharusnya ada petugas yang berjaga didermaga Ruko.

“Torang sangat kawatir dengan penyebaran virus corona di Sulut kong orang-orang pebebas mumaso keluar lembeh ” tuturnya sambil berharap.

Dari pantauan kami diakhir pekan kemarin pada Sabtu 30/5/2020 terlihat ada beberapa pengunjung yang melakukan konfoi dengan kendaraan bermotor tanpa memakai masker dan tujuan mereka adalah ke pantai Moto sebagaimana jawaban mereka saat kami menanyakan kesalasatu kendaraan yang mengisi minyak dikios warga.

Sangat disesalkan padahal sebagian warga masyarakat Bitung melaksanakan apa yang menjadi kebijakan Pemerintah termasuk warga Pulau Lembeh sementara lainnya tidak peduli dengan semua kebijakan maupun himbauan Pemerintah.

Padahal dimana-mana tempat terdapat panvlet maupun slogan bertuliskan “dirumah saja” namun tidak dianggap sesuatu yang penting bagi mereka yang suka jalan-jalan (bapontar).

Meski di zona hijau namun perlu ada pembatasan pengunjung dari daratan untuk datang ke Pulau Lembeh sebab tidak diketahui apakah para pengunjung tersebut  sehat atau sakit, apalagi yang datang dari sekitar Kota Manado dimana telah dikategorikan zona merah.

Bukan hanya di pantai Kelurahan Moto dibeberapa pantai yang menjadi tempat unggulan wisata alam Pulau Lembeh seperti pantai Salise di Lirang pantai Pasir Itang di Gunung Woka dan pantai Buniang di Kelurahan Pintukota tidak lepas dari bidikan para pengunjung untuk santai serta snorklin.

Baca Juga : 4 Orang Korban Akibat Ambruknya Jembatan Ruko Pateten

Dengan adanya pengunjung yang belum dibuat pembatasan oleh pihak berwenang untuk datang ke Pulau Lembeh warga sangat berharap agar Pemerintah setempat baik Camat maupun Lurah dapat memperhatikannya agar tidak meresahkan warga.padahal semua kebijakan Pemerintah Daerah Kota Bitung telah dilaksanakan oleh warga masyarakat Lembeh beraktifitas dirumah beribadah dirumah dan kini ada warga dari luar lembeh dengan seenaknya datang.

loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *