News  

Terpidana Mati Chai Chang Pan Lolos Dari Lapas Dengan Menggali Lobang

Terpidana Mati Chai Chang Pan Lolos Dari Lapas Dengan Menggali Lobang
Gambar Iustrasi

Bidikdotcom Lingkungan Lapas Tangerang Banten di buat heboh atas kaburnya terpidana mati kasus penyeludupan narkoba Chai Chang Pan warga Tiongkok yang lolos dari pemeriksaan ketat para petugas napi. Lapas kelas 1 Tangeran Banten dimana Chang Pan dikurung di kabarkan hilang dari ruangannya pada 18 September 2020 lalu.

Para petugas lapas pun memeriksa bagian ruangan yang berhasil Chang Pan lewati untuk keluar dari tahanan yang mengurungnya. berkali-kali petugas melakukan pengecekan namun belum mendapat tanda. setelah mendapat laporan dari warga ada semacam galian dari arah lapas menuju gorong-gorong pembuangan air maka pihak lapas memastikan bahwa itu adalah jalan yang dibuat Chai Chan Pan.

Baca Juga : Polemik Konser Kampanye Pilkada 2020 Sampai Batasan Jumlah Simpatisan Kampanye

Chang Pan berhasil lolos dari lapas dengan menggali lobang dibawa tempat tidurnya yang mengarah ke gorong-gorong pembuangan air. Setelah memeriksa video CCTV lapas di samping gorong-gorong pembuangan air maka petugas memastikan bahwa orang dalam rekaman melewati jalan keluar lapas adalah Chai Chang Pan yang ditangkap pada 2016 lalu.

Kabar menghebohkan publik tanah air baru tersiar pada 18 September padahal terpidana narkoba ini telah menghilang sejak 14 September 2020. 

Kepala lapas Kelas 1 Tangerang Banten Jumadi mengakui bahwa itu adalah kelalaian mereka yang tidak secara intensif dan berhati-hati memeriksa seluruh isi ruangan di tempati oleh Chang Pan. Menurut Jumadi mereka hanya memeriksa bagian tempat tidurnya tanpa mengecek bagian bawa dari tempat tidur sang napi.

Dikutip dari Kompas tv Chai Chang Pan di tangkap pada 2016 silam oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri atas kepemilikan bersangkutan sabu seberat 110 kg dan divonis oleh pengadilan tinggi Tangerang Banten dengan hukuman mati.

Chai Chang Pan juga pernah mecoba melarikan diri pada 24 Januari 2017 Rutan Narkoba  Mabes Polri Cawang dengan melobangi dinding tembok lapas namun pada 27 Januari 2017 di tangkap lagi.

Warga Tiongkok ini merupakan salah satu gembong narkoba yang sudah lama menjadi target pihak kepolisian hanya saja sering berhasil lolos dari pengejaran pihak berwajib. hingga akhirnya ia pun dibekuk dengan barang bawaannya Sabu sebesar 110 kg jika di uangkan ada di sekitar Rp 6 miliar.

Kini gembong narkoba asal Tiongkok Chai Chang Pan ada dalam pengejaran Polisi yang bekerjasama dengan petugas lapas. bukan hanya itu pihak kepolisian akan meminta kerjasama dengan Pemerintah Tiongkok lewat duta besarnya di Indonesia untuk penangkapan napi Chai Chang Pan.

Kaburnya gembong narkoba kelas kakap di Asia ini di hubung-hubungkan dengan keterlibatan para petugas lapas Tangerang namun menurut kepala lapas Jumadi hal ini belum mereka dalami apakah ada keterlibatan dari petugas lapas ataukah tidak.

Chai Chang Pan merupakan gembong narkoba yang memiliki jaring cukup luas bukan hanya di Indonesia target pasarnya namun kota-kota besar  di Asia Tenggara seperti Singapura, Kuala Lumpur, Ho Ching Min, Manilla juga menjadi bidikan utama menyebarkan barang haram serta mematikan ini.

Kini ia menjadi target pengejaran Polisi dengan status hukum terpidana mati dalam kasus narkoba. Chai Chang Pan adalah segelintir kecil para pelaku bisnis haram namun mungkin tidak sedikit pula para pengedar narkoba yang akan mencoba peruntungan seperti yang dilakukan oleh warga Tiongkok itu.

Baca Juga : Jejualan Lapak Ganjar Pranowo Dongkrak UMKM Di Tengah Pandemi CV-19

Namun hal ini juga butuh komitmen yang benar-benar super ektra ketat dari petugas lapas untuk melakukan swiping secara berkala kepada setiap napi lapas apalagi jika dalam ruangan tersebut  tidak ada napi lain maka peluang untuk meloloskan diri tetap ada apapun caranya.

loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *