Notification

×

Iklan

Iklan

Memaafkan Pulihkan Kerukunan Papua

Rabu, 21 Agustus 2019 | 08.54 WITA Last Updated 2021-11-03T14:08:14Z
Pertemuan Stafsus Kepresidenan Lenys Kogoya dan Gubernur Jawa Timur
/suber photo: Kompastv

Bidikdot Berbagai upaya mediasi yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan pasca kerusuhan di Monokwari Papua Barat dan Sorong menjadi sorotan serta harapan oleh seluruh komponen rakyat Indonesia agar suasana yang ada ditanah Papua pulih seperti sebelum terjadi aksi unjuk rasa pada 19/8/2019.

Koordinasi untuk membangun rekonsiliasi antar sesama anak bangsa khususnya para mahasiswa Papua yang beberapa waktu yang lalu mendapat perlakuan yang tidak bersahaja atas ujaran rasisme dan narasi yang menghasut lewat konten "hoax" yang beredar di media sosial yang diawali dari Surabaya dan Malang. kini mulai mendapat angin segara dalam bingkai kekeluargaan.

Baca Juga : Pernyataan Jokowi Atas Kerusuhan Papua

Sebelumnya ungkapan perasaan permohonan maaf yang telah dilayangkan oleh Gubernur Jawa Timur dan Walikota Surabaya kepada seluruh masyarakat Papua dan juga kepada pemerintah di tanah Papua sebagai bentuk rasa solidaritas.

menurut kedua wanita hebat tersebut insiden yang terjadi di surabaya dan malang bukanlah mewakili keseluruhan dari masyarakat Jawa Timur sebab hal demikian hanyalah personaliti saja kata Kofifa Indar Parawansa.

Tidak hanya sampai di situ saja Pemerintah Jawa Timur bersama jajarannya serta Kapolri langsung melakukan tindakan-tindakan komprehensif untuk menjaga agar suasana di Papua tetap terjaga dan kondusif.maka dengan itu Gubernur Kofifa bergerak cepat menemui masyarakat papua yang ada di jawa timur untuk bersilaturahmi sebagai satu keluarga anak bangsa.

Pertemuan itu pun berlanjut pada kemarin dimana 20/8/2019 dimana Kofifa dan Tris Maharini menerima kunjungan dari Staf  Khusus Kepresidenan untuk Papua Lenys Kogaya beserta beberapa masyarakat Papua di kanto Gubernur Jawa Timur.

Pertemuan itu sebagai bentuk rasa persaudaraan yang ingin terus di bangun dalam rangka tetap menjaga keutuhan bingkai NKRI.Lenys Kogoya mengatakan bahwa seluruh masyarakat Papua harus memberi "maaf" supaya kita jangan dirugikan. dan berharap para pelaku yang telah menghasilkan konten hoax ditindaki menurut undang-undang yang berlaku.

Baca Juga : Martabat Dihina Picuh Kerusuhan Monokwari

Dalam pertemuan itu sala seorang mahasiswa melantukan lagu tanah papua yang disambut meriah oleh seluruh tamu undangan yang hadir.harapan dari walikota surabaya dengan pertemuan ini maka sudah tidak ada lagi hal-hal yang membuat masyarakat papua cemas pemerintah menjamin kenyamanan masyarakat papua berkatifitas.

Rencananya juga Gubernur Papua Lukas Emende yang bertemu dengan Gubernur Jawa Timur dan para mahasiswa yang menuntut ilmu di Jawa Timur khususnya di surabaya dan malang.

Tag Terpopuler

×
Berita Terbaru Update